Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Konflik Pemilik - Karyawan Bakso Kondusif Belum Kondusif, Warungnya di Jalan Prambanan Banyuwangi Malah Tutup

Bagus Rio Rohman • Kamis, 2 November 2023 | 18:30 WIB
IMBAS KONFLIK: Warung Bakso Kondusif milik Pak Yanto yang beralamat di Jalan Prambanan, Kelurahan Tamanbaru, Banyuwangi, ditutup untuk sementara.
IMBAS KONFLIK: Warung Bakso Kondusif milik Pak Yanto yang beralamat di Jalan Prambanan, Kelurahan Tamanbaru, Banyuwangi, ditutup untuk sementara.

RadarBanyuwangi.id – Konflik antara karyawan dengan pemilik Warung Bakso Kondusif yang beralamat di Jalan Prambanan, Kelurahan Tamanbaru, Banyuwangi, belum juga tuntas.

Sejak konflik mencuat, warung bakso langsung tutup dan akan buka lagi pada Jumat (10/11).

Hingga Rabu (1/11) hubungan bos bakso dengan karyawan masih belum kondusif. Karyawan tetap berharap ada penyelesaian dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian (Disnakertransperin) Banyuwangi.   

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, hingga Rabu (1/11), warung bakso milik Yanto tersebut masih belum beroperasi.

Di bagian depan warung dipasang banner bertuliskan ”Kepada Yth Pelanggan Bakso Kondusif Pak Yanto, Warung Libur, Buka Jumat 10 November 2023”.

Konflik antara pemilik dan karyawan warung bakso itu menyusul adanya kerugian penjualan yang mencapai Rp 60 juta. Pemilik warung menuduh karyawan sebagai biang penyebab kerugian. Karyawan diminta untuk mengganti kerugian.

Namun, pengakuan karyawan tersebut berbeda dengan penuturan pemilik bakso. Kuasa hukum Warung Bakso Kondusif, Alex Budi Setiawan menyebut, informasi yang berkembang di masyarakat berbeda dengan keadaan sebenarnya.

Konflik tersebut sebenarnya terjadi lantaran adanya miskomunikasi dengan karyawan. ”Sebenarnya hanya miskomunikasi saja, klien kami disebut-sebut meminta ganti rugi penjualan,” katanya.

Terkait penutupan warung, jelas Alex, hal itu dilakukan untuk menenangkan situasi. Sebab, beberapa karyawan masih ada yang bekerja.

”Kondisi di lapangan tidak memungkinkan untuk tetap buka karena hanya ada beberapa karyawan yang bekerja,” sebutnya.

Alex menegaskan, sejumlah barang milik karyawan bukan disita atau dijaminkan. Barang-barang tersebut memang ditinggal karena kondisinya tidak memungkinkan.

”Semua barang yang ditinggal kapan saja bisa diambil, karena memang tidak disita. Jika hendak diambil silakan saja,” jelasnya.

Pihaknya akan segera menyelesaikan konflik antara kliennya dengan para karyawan sampai situasi kembali kondusif.

”Kami akan coba selesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu, semoga ada jalan keluar yang menghasilkan kesepakatan baik,” harapnya.

Seperti diberitakan, sepuluh karyawan warung bakso yang beralamat di Jalan Prambanan, Kelurahan Tamanbaru, mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian (Disnakertransperin), Selasa kemarin (31/10).

Mereka mencari keadilan lantaran dituding pemilik warung sebagai biang kerugian usaha senilai Rp 60 juta. Ironisnya, para karyawan tersebut harus menyerahkan barang-barang berharga milik mereka sebagai jaminan. (rio/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Pemilik #kondusif #bakso #karyawan #banyuwangi #konflik