RadarBanyuwangi.id – Insiden maut terjadi di dermaga pupuk Pusri, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jumat (11/8).
Seorang buruh bongkar muat bernama Maadin, 71, tewas tak jauh dari dermaga. Tubuhnya tersenggol crane kapal saat hendak memindahkan muatan ke dalam truk.
Dari informasi petugas kepolisian Polsek Pelabuhan Tanjung Wangi, petaka yang menimpa Maadin terjadi pada Jumat (11/8) pukul 08.30.
Saat itu korban bersama dua rekannya tengah berdiri di atas kabin truk bernopol P 8011 UN yang akan memuat pupuk. Keduanya mengarahkan agar posisi crane bisa tepat berada di atas bak truk.
Saat mengarahkan crane dari kapal Pelita Mandiri 8, mendadak ada angin kencang datang. Crane tersebut menyenggol ketiga buruh bongkar muat.
Dua buruh terjatuh dengan posisi kaki terlebih dahulu. Nahas, bagi Maadin. Pria asal Dusun Gunung Remuk, Desa Ketapang, itu jatuh dengan posisi kepala terlebih dulu menghantam dermaga.
”Korban langsung dibawa menggunakan ambulans KKP menuju RSUD Blambangan. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” kata Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjung Wangi Iptu Heru Slamet.
Setelah dibawa ke RSUD Blambangan, korban selanjutnya dibawa menuju rumah duka untuk dimakamkan. Petugas kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan kerja tersebut.
”Korban saat itu berdiri di pinggir kabin. Dia terpental karena terdorong crane, jatuhnya tidak sempurna,” tandas Heru. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin