Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ditusuk Pacar Pakai Belati, Dilarikan ke RSUD, Pisau Masih Menancap di Pinggang

Syaifuddin Mahmud • Minggu, 20 November 2022 | 17:30 WIB
PELAKU PENUSUKAN: Ivan digelandang anggota Resmob menuju lokasi penusukan di Kelurahan Sobo, Banyuwangi, Jumat (18/11). (BAGUS RIO/RABA)
PELAKU PENUSUKAN: Ivan digelandang anggota Resmob menuju lokasi penusukan di Kelurahan Sobo, Banyuwangi, Jumat (18/11). (BAGUS RIO/RABA)
BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Maksud hati hendak dikenalkan calon mertua, tapi malah berujung petaka. Itulah yang dirasakan LA, gadis asal Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, pukul 15.30 Jumat (18/11). Perempuan berusia 23 tahun tersebut ditikam pisau belati oleh sang pacar, Ivan Kurnia Gunawan (IKG) gara-gara ngotot ingin pulang ke rumah.

Akibat tikaman belati, LA yang sehari-harinya bekerja sebagai pelayan toko menderita luka parah. Ketika dilarikan ke RSUD Blambangan, pisau tersebut masih menancap di pinggang sebelah kanan. Petugas RSUD Blambangan berusaha mencabut pisau tersebut dengan tindakan medis.

Diperoleh informasi, aksi penusukan terjadi di rumah orang tua Ivan di Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi, pukul 15.30. Kedatangan LA ke rumah tersebut untuk dikenalkan dengan orang tua Ivan. Maklum, keduanya sudah lama menjalin pacaran. LA datang ke rumah Ivan pukul 10.00.

Ditunggu hingga pukul 15.30, orang tua Ivan tak kunjung muncul. Perempuan kelahiran 17 Maret 1999 itu akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumahnya di Parangharjo, Songgon. Keinginan pulang dicegah oleh Ivan hingga akhirnya terjadi adu mulut. Ivan malah kalap hingga menusukkan pisau belati ke pinggang sebelah kanan LA.

Takut terjadi sesuatu pada kekasihnya, Ivan berusaha melarikan LA ke RSUD Blambangan. Sampai di rumah sakit pelat merah tersebut, LA langsung cepat tertangani. Pisau yang menancap berusaha dicabut lewat tindakan medis. Pihak rumah sakit sempat menanyakan kejadian yang menimpa perempuan tersebut. Namun, dijawab oleh Ivan perempuan tersebut ditusuk seseorang di jalan raya Kabat. ”Pria yang membawa korban ke rumah sakit  mengaku menolongnya,” ujar seorang petugas rumah sakit.

Photo
Photo
Grafis: Reza Fairuz/Radar Banyuwangi)

Pengakuan tersebut rupanya hanya akal busuk Ivan agar selamat dari jeratan hukum. Merasa curiga, pihak rumah sakit langsung menghubungi Polsek Kabat. ”Awalnya, kami mendapatkan laporan adanya penusukan di wilayah Kabat, sehingga kami lakukan identifikasi dan mengumpulkan keterangan, baik korban dan saksi yang membawa korban,” ujar Kapolsek Kabat AKP Sumono.

Sumono menceritakan, ketika datang ke RSUD Blambangan, korban masih dalam kondisi sadarkan diri. Di pinggang kanan korban masih menancap pisau belati. ”Perempuan tersebut masih sadar dan bisa dimintai keterangan. Banyak keterangan yang kami dapatkan terkait kronologi penusukan,” kata Sumono.

Selama berada di RSUD Blambangan, anggota Polsek Kabat juga menginterogasi Ivan. Semula Ivan mengaku menyelamatkan LA. Dia melihat LA berada di bawah sepeda motor Honda Beat bernopol P 6398 RC yang dikendarai dengan kondisi terluka.

”Skenario yang dibuat pelaku seolah-olah korban tergeletak dan ditusuk dari belakang oleh orang tidak dikenal. Namun, keterangan IKG membuat penyidik curiga,” kata Sumono.

Bukan hanya itu, saat dimintai keterangan korban terlihat ketakutan. Sebab, Ivan masih berada di rumah sakit. Penyidik Polsek Kabat akhirnya meminta keterangan  secara terpisah. ”Setelah kami interogasi, pelaku akhirnya mengaku telah menusuk korban dengan belati. Dia juga yang membawa korban ke rumah sakit dengan sepeda motor Beat,” ungkapnya.

Sumono menambahkan, setelah dipastikan pelaku penusukan adalah Ivan, pelaku langsung digelandang anggota Resmob ke lokasi penusukan. ”Terduga pelaku sudah kami amankan, saat ini sudah dibawa ke Polresta Banyuwangi,” pungkasnya. (rio/aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud
#penusukan #Aniaya Pacar #penganiayaan