Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Praka Rico Pramudia Gugur, Upacara UNIFIL di Lebanon Tegaskan Pengorbanan Prajurit Indonesia untuk Perdamaian

Lugas Rumpakaadi • Senin, 27 April 2026 | 09:42 WIB
Penghormatan terakhir untuk Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. (UNIFIL)
Penghormatan terakhir untuk Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. (UNIFIL)

RADARBANYUWANGI.ID - Duka mendalam menyelimuti Beirut, Lebanon, saat jajaran kontingen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara militer untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Praka Rico Pramudia, Senin (27/4/2026). Upacara berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Komandan Misi UNIFIL, Mayor Jenderal Diodato Abagnara.

Rico, prajurit TNI berusia 31 tahun, gugur setelah hampir satu bulan menjalani perawatan intensif akibat luka berat. Ia sebelumnya terkena hantaman artileri tank Israel saat bertugas di wilayah Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, Jumat (24/4/2026).

Dalam amanatnya, Abagnara tak mampu menyembunyikan duka. Dengan suara bergetar, ia mengenang dedikasi prajurit Indonesia tersebut.

“Kamu datang ke sini, jauh dari rumah, mengabdi di bawah bendera PBB, untuk membawa perdamaian di kawasan ini. Di sini, di Lebanon Selatan, kamu telah memberikan segalanya. Hormat kami atas segala pengorbananmu untuk perdamaian di tanah ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengorbanan Rico menjadi pengingat kuat bagi seluruh pasukan penjaga perdamaian agar tetap teguh menjalankan mandat.

“Sebagai sesama pasukan perdamaian, kita terus membawa misi ke depan. Kita akan tetap teguh. Kita tetap bersatu, kita tetap waspada. Ini adalah cara kami menghormatimu,” imbuhnya.

Upacara tersebut turut dihadiri Duta Besar RI untuk Lebanon Dicky Komar, perwakilan Angkatan Bersenjata Lebanon Brigjen Maroun Azzi, serta Komandan Kontingen Garuda UNIFIL Kolonel Allan Surya Lesmana. Kehadiran mereka menegaskan posisi strategis Indonesia dalam misi stabilitas kawasan perbatasan Lebanon–Israel.

Kehilangan ini terasa kian berat karena Rico meninggalkan seorang istri dan anak yang masih kecil di tanah air. Penugasan di Lebanon yang dimulai sejak April tahun lalu merupakan misi luar negeri pertamanya.

Rico menjadi prajurit TNI keempat yang gugur dalam kurun satu bulan terakhir. Sebelumnya, tiga prajurit lain, Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ikhwan, juga gugur dalam rentetan serangan di wilayah yang sama.

Situasi keamanan di Lebanon Selatan memang terus memburuk. Eskalasi konflik tidak hanya menyasar kontingen Indonesia. Pekan lalu, dua prajurit Prancis dilaporkan turut gugur saat menjalankan patroli, menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di kawasan tersebut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#UNIFIL #praka rico pramudia #indonesia #lebanon