Insiden Keamanan di Jamuan Elite AS, Donald Trump dan Tamu VIP Berlindung di Bawah Meja

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Minggu, 26 April 2026 | 10:16 WIB
Presiden Donald Trump. (Al Jazeera)
Insiden penembakan di White House Correspondents' Dinner memaksa evakuasi Presiden Donald Trump dan Melania. (Al Jazeera)

RADARBANYUWANGI.ID - Suasana glamor dalam jamuan makan malam tahunan White House Correspondents' Dinner (WHCD) mendadak berubah mencekam. Dentuman keras yang diduga berasal dari tembakan memicu kepanikan massal di Washington Hilton, Sabtu malam (25/4/2026).

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump langsung dievakuasi oleh agen United States Secret Service dari panggung utama. Langkah cepat tersebut diambil sesaat setelah suara ledakan menggema dari area skrining keamanan di luar ballroom.

Pernyataan resmi otoritas menyebutkan situasi berhasil dikendalikan.

“Seorang tersangka telah ditahan,” demikian keterangan Dinas Rahasia seperti dikutip dari laporan AFP.

Saat insiden terjadi, Trump berada satu panggung bersama Wakil Presiden JD Vance, Sekretaris Pers Karoline Leavitt, serta pembawa acara Oz Pearlman. Acara yang baru saja dimulai itu langsung terhenti ketika protokol keamanan dijalankan.

Saksi mata, Erin Thielman, veteran militer yang hadir sebagai tamu undangan, mengungkapkan detik-detik dramatis yang ia alami.

“Saya mendengar tiga dentuman keras yang saya yakini sebagai tembakan. Saya melihat seorang pria jatuh tersungkur tepat di depan saya. Pria itu membawa sesuatu yang tampak seperti senapan dan magasin,” ujarnya kepada The Wall Street Journal.

Di dalam ruangan, situasi berubah kacau. Para tamu yang terdiri dari pejabat tinggi, jurnalis senior, hingga selebritas berhamburan mencari perlindungan. Sebagian besar berlindung di bawah meja makan saat suara gaduh kembali terdengar dari arah aula.

Sejumlah tokoh penting turut berada di lokasi, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Kejadian ini menimbulkan kejut mengingat tingkat pengamanan WHCD dikenal sangat ketat.

Hingga larut malam, kawasan hotel masih disterilkan aparat kepolisian. Helikopter patroli tampak berputar di atas lokasi, memastikan situasi tetap terkendali.

Insiden ini sekaligus membangkitkan memori kelam di tempat yang sama. Pada 1981, Presiden Ronald Reagan pernah menjadi korban penembakan di luar hotel tersebut, peristiwa yang hingga kini masih membekas dalam sejarah keamanan presiden AS.

Kehadiran Trump di WHCD tahun ini sejatinya menjadi sorotan tersendiri. Ini merupakan kali pertama ia kembali menghadiri acara tersebut sejak 2015, setelah absen sepanjang masa jabatan pertamanya. Momentum yang seharusnya simbolis itu justru berujung pada kepanikan yang mengguncang elite politik dan media Amerika.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Kompas.com
WHDC donald trump vip as amerika serikat