RADARBANYUWANGI.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa negaranya telah mencapai seluruh tujuan militer di Iran dan menyebut situasi terkini sebagai “kemenangan penuh” setelah tercapainya gencatan senjata. Pernyataan tersebut disampaikan dalam wawancara singkat melalui telepon dengan Sky News pada Senin (6/4/2026) dini hari.
Dalam pernyataannya, Trump menilai gencatan senjata yang dicapai sebagai langkah positif dan sesuai dengan target yang telah direncanakan sebelumnya oleh pemerintah Amerika Serikat.
“Kami telah melakukan semua yang ingin kami lakukan secara militer,” ujar Trump, dikutip Antara, menegaskan bahwa operasi militer yang dijalankan telah memenuhi seluruh sasaran strategis.
Lebih lanjut, Trump juga menyoroti rencana 10 poin yang diajukan oleh pihak Teheran. Menurutnya, proposal tersebut berpotensi menjadi dasar yang kuat untuk melanjutkan proses negosiasi antara kedua negara yang selama ini memiliki hubungan tegang.
“Itu adalah poin-poin yang sangat baik, dan sebagian besar di antaranya telah sepenuhnya dinegosiasikan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa tuntutan yang diajukan Iran tidak dapat dikategorikan sebagai tuntutan maksimalis.
Meski demikian, Trump tetap memberikan peringatan tegas terkait keberlangsungan kesepakatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat siap kembali mengambil langkah militer jika gencatan senjata dan proses diplomasi tidak berjalan sesuai harapan.
“Jika tidak berjalan dengan baik, kami akan langsung kembali ke sana dengan sangat mudah,” ujarnya.
Pernyataan ini mencerminkan posisi Washington yang tetap membuka jalur diplomasi, namun dengan kesiapan penuh untuk kembali ke pendekatan militer apabila situasi memburuk.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Antara