Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kapal Induk USS Gerald R. Ford Dikabarkan Lumpuh Total, Benarkah? Ini Fakta dan Respons AS

Ali Sodiqin • Selasa, 31 Maret 2026 | 10:52 WIB
Ilustrasi empat rudal balistik Iran menghantam kapal induk AS di Laut Arab.
Ilustrasi empat rudal balistik Iran menghantam kapal induk AS di Laut Arab.

RADARBANYUWANGI.ID – Kapal induk kebanggaan Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, dikabarkan mengalami kondisi “lumpuh total” dan tidak lagi dapat dioperasikan. Klaim mengejutkan ini mencuat setelah disampaikan oleh Mayor Jenderal India (Purn) Gagandeep Bakshi, yang menyebut kapal induk bernilai miliaran dolar tersebut tengah berupaya kembali ke negaranya dalam kondisi kritis.

Bakshi menyatakan bahwa kapal induk paling modern milik Angkatan Laut Amerika Serikat itu “sepenuhnya tidak dapat dioperasikan”. Bahkan, ia menilai situasi tersebut sebagai tragedi strategis total sekaligus skandal besar bagi kekuatan militer laut AS.

Tak hanya itu, dalam pernyataannya, Bakshi juga menyebut lebih dari 70 unit jet tempur canggih serta sejumlah pesawat mata-mata dan sistem peringatan udara milik Amerika Serikat turut hilang.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Pentagon maupun Angkatan Laut AS yang membenarkan klaim bahwa USS Gerald R. Ford lumpuh total atau kehilangan puluhan pesawat tempur.

Sebaliknya, laporan terbaru justru menunjukkan bahwa kapal induk tersebut masih berada dalam status operasional, meski memang menghadapi sejumlah persoalan teknis selama penugasannya. Salah satu masalah yang banyak diberitakan adalah gangguan sistem sanitasi dan pembuangan limbah di atas kapal, termasuk ratusan toilet yang tidak berfungsi. Meski begitu, pejabat Angkatan Laut AS menegaskan bahwa kesiapan tempur kapal tetap terjaga.

Menurut sejumlah laporan media internasional, USS Gerald R. Ford yang merupakan kapal induk termahal di dunia dengan nilai sekitar US$13 miliar memang tengah menjalani penugasan panjang di kawasan strategis. Kapal ini membawa lebih dari 4.500 personel dan menjadi salah satu simbol kekuatan militer AS di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.

Fakta terbaru dari Angkatan Laut AS justru menunjukkan bahwa kapal induk tersebut masih aktif beroperasi. Bahkan, beberapa hari lalu USS Gerald R. Ford dilaporkan tiba di Split, Kroasia, sebagai bagian dari penugasan terjadwal Armada Keenam AS di kawasan Eropa dan Mediterania.

Hal ini menepis spekulasi bahwa kapal tersebut dalam kondisi lumpuh total atau sedang ditarik pulang karena tidak bisa digunakan.

Di sisi lain, Amerika Serikat memang dilaporkan memperkuat armada militernya di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya. Salah satu kapal induk lain yang disebut dikerahkan adalah USS George H. W. Bush, yang didampingi sejumlah kapal perusak rudal berpemandu.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi Washington untuk menjaga stabilitas kawasan di tengah meningkatnya ancaman konflik.

Pengamat militer menilai, beredarnya klaim mengenai “lumpuh total”-nya USS Gerald R. Ford perlu disikapi hati-hati. Informasi seperti ini harus diverifikasi melalui sumber resmi karena berpotensi memicu disinformasi, terutama di tengah situasi geopolitik yang sensitif.

Sejauh ini, tidak ada bukti resmi yang menunjukkan bahwa kapal induk tersebut benar-benar tidak bisa digunakan lagi. Yang terkonfirmasi adalah adanya persoalan teknis internal, namun bukan berarti kapal kehilangan kemampuan tempurnya secara total. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#USS Gerald R. Ford #kapal induk AS lumpuh #timur tengah #kapal induk amerika serikat #Berita internasional