Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Presiden Iran Usul Aliansi Keamanan Regional, Minta AS-Israel Hentikan Serangan

Ali Sodiqin • Jumat, 27 Maret 2026 | 18:34 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (X/@MarioNawfal)
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (X/@MarioNawfal)

RADARBANYUWANGI.ID – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengusulkan pembentukan struktur keamanan bersama yang melibatkan negara-negara di kawasan Asia Barat.

Gagasan tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas, perdamaian, dan keamanan regional tanpa campur tangan kekuatan asing.

Usulan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam pembicaraan via telepon dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, Sabtu (21/3).

 Dalam komunikasi itu, kedua pemimpin juga membahas perkembangan terkini di tingkat regional dan global, khususnya pasca eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Mengutip laporan IRNA, Pezeshkian menegaskan bahwa perdamaian di kawasan hanya dapat dicapai jika negara-negara regional bersatu membangun mekanisme keamanan bersama tanpa intervensi pihak luar.

Selain itu, ia juga menyampaikan syarat utama Iran untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung.

Salah satunya adalah penghentian segera serangan dari Amerika Serikat dan Israel, serta adanya jaminan bahwa agresi serupa tidak akan terulang di masa mendatang.

“Penghentian agresi dan jaminan keamanan menjadi kunci untuk mengakhiri perang ini,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam laporan tersebut.

Pezeshkian turut mengecam keras serangan yang dilancarkan oleh AS dan Israel.

Ia menuding kedua negara tersebut bertanggung jawab atas tewasnya sejumlah tokoh penting Iran, termasuk mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer berpangkat tinggi dan warga sipil.

Selain korban jiwa, serangan tersebut juga disebut telah merusak infrastruktur publik di berbagai wilayah Iran, sehingga memperburuk kondisi kemanusiaan dan stabilitas dalam negeri.

Dalam kesempatan itu, Pezeshkian juga membantah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyebut bahwa serangan dilakukan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Ia menegaskan bahwa Iran tidak memiliki ambisi untuk mengembangkan senjata nuklir.

Bahkan, menurutnya, kebijakan tersebut telah lama ditegaskan oleh kepemimpinan sebelumnya melalui berbagai dekret resmi yang melarang produksi senjata atom.

Sementara itu, Narendra Modi menyampaikan kekhawatiran mendalam atas meningkatnya eskalasi konflik di kawasan.

 Ia menyoroti pentingnya menjaga stabilitas regional, terutama yang berkaitan dengan jalur distribusi energi global.

Modi juga mengecam segala bentuk serangan terhadap infrastruktur energi, yang dinilai dapat memicu dampak luas terhadap perekonomian dunia.

 Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan di Selat Hormuz serta menjamin kebebasan pelayaran di kawasan Teluk Persia.

Sebagaimana diketahui, konflik di kawasan memuncak setelah serangan gabungan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut menargetkan ibu kota Teheran serta sejumlah kota lain di Iran.

Serangan itu menewaskan sejumlah tokoh penting, termasuk Ali Khamenei, sejumlah komandan militer senior, serta warga sipil.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangkaian serangan rudal dan drone yang menyasar wilayah Israel serta pangkalan dan aset militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Eskalasi konflik ini tidak hanya memperburuk stabilitas keamanan regional, tetapi juga memicu kekhawatiran global, terutama terkait gangguan terhadap pasokan energi dan jalur perdagangan internasional.

Usulan pembentukan aliansi keamanan regional oleh Iran pun menjadi salah satu opsi yang kini mencuat di tengah meningkatnya ketegangan.

Namun, realisasi gagasan tersebut masih menghadapi tantangan besar, mengingat kompleksitas konflik dan perbedaan kepentingan antarnegara di kawasan.

Situasi ini membuat dunia internasional terus memantau perkembangan dengan cermat, sembari berharap adanya solusi diplomatik yang dapat meredakan konflik dan mencegah eskalasi lebih lanjut. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Presiden Iran #konfil iran vs palestina as #Perdana Menteri India #Narendra Modi #Masoud Pezeshkian #konflik timur tengah