Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sirine Meraung Tengah Malam, Rudal Iran Lintasi Langit Israel hingga Tepi Barat, Diduga Bermuatan Kluster

Ali Sodiqin • Senin, 23 Maret 2026 | 10:32 WIB

Sirine meraung di Israel saat rudal Iran melintas hingga Tepi Barat. Diduga bermuatan kluster, situasi memicu ketegangan baru Timur Tengah.
Sirine meraung di Israel saat rudal Iran melintas hingga Tepi Barat. Diduga bermuatan kluster, situasi memicu ketegangan baru Timur Tengah.

RADARBANYUWANGI.ID - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas. Senin (23/3) tepat tengah malam, langit Israel hingga wilayah Tepi Barat mendadak mencekam.

Sirine serangan udara meraung tanpa henti, menandakan ancaman serius dari udara.

Sejumlah laporan menyebutkan, sebuah rudal yang diduga berasal dari Iran terlihat melintas di langit Israel.

Tidak hanya di satu titik, lintasan rudal tersebut juga terpantau hingga wilayah Yerusalem dan Tepi Barat. Fenomena itu sontak memicu kepanikan warga yang tengah terlelap.

Yang mengkhawatirkan, rudal tersebut diduga membawa hulu ledak jenis kluster. Indikasinya terlihat dari pecahan-pecahan kecil yang menyebar di udara setelah rudal melintas.

Sejumlah saksi mata mengaku melihat objek bercahaya yang kemudian terpecah menjadi beberapa bagian kecil sebelum menghilang di kegelapan malam.

“Awalnya hanya satu cahaya terang, lalu seperti pecah dan menyebar ke beberapa titik,” ujar salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi apakah rudal yang melintas hanya satu atau lebih.

Namun, pola penyebaran yang terlihat di langit memperkuat dugaan penggunaan hulu ledak kluster—jenis senjata yang dapat menyebarkan bom-bom kecil dalam area luas.

Di berbagai kota di Israel, sirine peringatan serangan udara berbunyi hampir bersamaan. Warga diminta segera mencari perlindungan di bunker atau ruang aman. Aktivitas publik pun terhenti total dalam hitungan menit.

Situasi di Yerusalem dilaporkan paling tegang. Suara sirine yang meraung panjang memecah keheningan malam, sementara aparat keamanan meningkatkan siaga penuh.

Di Tepi Barat, warga juga dilaporkan panik dan berusaha mencari tempat perlindungan darurat.

Belum ada laporan resmi terkait dampak langsung dari lintasan rudal tersebut, termasuk kemungkinan korban atau kerusakan.

Namun, otoritas setempat menyatakan tengah melakukan investigasi intensif untuk memastikan jenis rudal dan potensi ancaman lanjutan.

Penggunaan hulu ledak kluster sendiri menjadi perhatian dunia internasional. Senjata ini dikenal kontroversial karena dapat menyebarkan bom kecil yang berisiko tinggi bagi warga sipil, bahkan setelah konflik berakhir.

Pengamat militer menilai, jika benar rudal tersebut bermuatan kluster, maka ini menjadi eskalasi serius dalam konflik yang melibatkan Iran dan Israel.

Selain meningkatkan risiko korban sipil, penggunaan senjata ini juga berpotensi memicu reaksi keras dari komunitas global.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Iran terkait dugaan peluncuran rudal tersebut.

Sementara itu, otoritas Israel masih menutup rapat detail teknis serangan dan fokus pada pengamanan wilayah.

Situasi masih berkembang. Ketegangan yang terjadi pada dini hari ini dikhawatirkan menjadi pemicu babak baru konflik di kawasan Timur Tengah yang selama ini sudah berada di titik rawan.

Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi dari otoritas setempat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Berita Internasional Terbaru #Israel #tepi barat #iran #yerusalem #rudal iran #konflik timur tengah #rudal kluster #serangan udara #serangan israel #perang teluk #sirine Israel