Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rudal Sejjil Iran Hantam Tel Aviv dalam Serangan ke-54 Operasi True Promise 4, Ini Spesifikasi Senjata Strategis IRGC

Ali Sodiqin • Senin, 16 Maret 2026 | 22:00 WIB

Penampakan batu yang dipercaya Batu Sijjil dari neraka. Rudal Sijjil yang dipakai Iran mengebom Israel.
Penampakan batu yang dipercaya Batu Sijjil dari neraka. Rudal Sijjil yang dipakai Iran mengebom Israel.

RADARBANYUWANGI.ID - Konflik di Timur Tengah kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam mengonfirmasi penggunaan rudal balistik Sejjil missile dalam serangan ke wilayah Tel Aviv, Minggu (15/3/2026).

Serangan tersebut merupakan bagian dari gelombang ke-54 operasi militer Iran yang dikenal sebagai Operation True Promise 4.

Target utama serangan disebut mencakup pusat administrasi dan pengambilan keputusan yang berpengaruh terhadap operasi udara Israel.

Tel Aviv Digempur Rudal Iran

Menurut laporan sejumlah media internasional, beberapa wilayah di Tel Aviv mengalami gempuran rudal pada Minggu pagi.

Serangan tersebut menargetkan lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas militer Israel, termasuk infrastruktur pertahanan dan tempat berkumpulnya pasukan.

Laporan dari Palestine Chronicle menyebutkan bahwa Tel Aviv mengalami kerusakan akibat rudal yang melepaskan sejumlah proyektil kecil di udara, mirip dengan rudal klaster.

Serangan itu juga memicu sirene darurat yang terus berbunyi di berbagai wilayah kota sepanjang hari.

Sejumlah Warga Terluka

Akibat serangan tersebut, sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka.

Media The Times of Israel melaporkan setidaknya sembilan orang terluka di beberapa wilayah sekitar Tel Aviv.

Korban luka dilaporkan berada di kawasan Ramat Gan, Petah Tikva, serta Holon.

Video yang dirilis kepolisian Israel juga menunjukkan momen ketika rudal Iran menghantam sebuah bangunan di wilayah Israel tengah.

Gunakan Sejumlah Rudal Berat

Dalam keterangannya, IRGC menyatakan serangan tersebut melibatkan berbagai jenis rudal balistik berat.

Selain Sejjil, Iran juga meluncurkan rudal Khorramshahr missile, Khaybar-shekan missile, Qadr missile, dan Emad missile.

Rudal-rudal tersebut disebut membawa hulu ledak berat dengan bobot antara 500 kilogram hingga 1,5 ton.

Profil Rudal Sejjil Iran

Menurut data dari Center for Strategic and International Studies, Sejjil merupakan rudal balistik jarak menengah yang menjadi salah satu senjata strategis Iran.

Rudal ini dikenal dengan beberapa nama lain seperti Ashoura, Asyura, Sajil, dan Sajjil.

Sejjil memiliki ukuran yang cukup besar dengan spesifikasi teknis sebagai berikut:

Dengan jangkauan tersebut, rudal ini mampu menjangkau hampir seluruh wilayah Timur Tengah.

Keunggulan Bahan Bakar Padat

Salah satu keunggulan utama Sejjil adalah penggunaan propelan bahan bakar padat.

Teknologi ini membuat rudal dapat disiapkan dan diluncurkan dalam waktu yang jauh lebih cepat dibandingkan rudal berbahan bakar cair.

Keunggulan tersebut memberikan keuntungan taktis karena mengurangi risiko rudal terdeteksi atau dihancurkan sebelum diluncurkan.

Namun bahan bakar padat juga memiliki kelemahan, yaitu sulitnya mengendalikan arah rudal selama penerbangan.

Meski demikian, para insinyur Iran diduga telah mengembangkan sistem panduan yang mampu mengatasi kelemahan tersebut.

Diduga Dikembangkan dari Teknologi Asing

Beberapa analis militer menilai bahwa pengembangan Sejjil kemungkinan terinspirasi dari sejumlah teknologi rudal negara lain.

Rudal ini disebut memiliki kemiripan dengan rudal DF-11 missile dan DF-15 missile milik China.

Selain itu, Iran juga diduga mengembangkan teknologi tersebut dengan memodifikasi desain rudal domestik seperti Zelzal missile.

Meski begitu, Sejjil tetap memiliki karakteristik unik karena dilengkapi sistem kendali yang lebih canggih.

Iran Miliki Beberapa Versi Sejjil

Saat ini Iran diduga telah mengembangkan beberapa varian rudal Sejjil.

Varian tersebut meliputi Sejjil-1, Sejjil-2, dan Sejjil-3.

Versi terbaru, Sejjil-3, disebut memiliki tiga tahap roket dengan jangkauan yang jauh lebih besar.

Beberapa laporan menyebutkan jangkauan maksimalnya bisa mencapai 4.000 kilometer dengan berat peluncuran sekitar 38.000 kilogram.

Kini Digunakan dalam Pertempuran Nyata

Rudal Sejjil sempat lama tidak terlihat dalam uji coba militer Iran setelah terakhir diuji sekitar 2012.

Namun rudal ini kembali diuji dalam latihan militer Iran yang dikenal sebagai Great Prophet military exercise pada Januari 2021.

Kini, penggunaan Sejjil dalam serangan terhadap Israel menandai pertama kalinya rudal tersebut dikonfirmasi digunakan dalam konflik militer nyata.

Para pengamat menilai penggunaan senjata strategis seperti Sejjil berpotensi memperluas eskalasi konflik di Timur Tengah, terutama jika serangan balasan terus berlanjut antara Iran dan Israel. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Rudal Seijil Iran #Israel #iran #rudal balistik #tel aviv #konflik timur tengah #Operasi True Promise 4 #irgc