Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Trump Optimistis Harga Minyak Turun Usai Perang, Akui China Lebih Terdampak Penutupan Selat Hormuz

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 10 Maret 2026 | 12:43 WIB

Trump klaim perang dengan Iran segera berakhir dan AS menang telak.
Trump klaim perang dengan Iran segera berakhir dan AS menang telak.

RADARBANYUWANGI.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa konflik militer dengan Iran akan segera berakhir, meski menepis spekulasi bahwa gencatan senjata akan terjadi dalam waktu dekat di akhir pekan ini.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam taklimat media di Florida, Senin (9/3/2026).

"Kami menang telak. Kami jauh lebih cepat dari jadwal," klaim Trump, yang sebelumnya memperkirakan konflik ini dapat berlangsung antara empat hingga lima pekan.

Menurutnya, AS telah mencapai keberhasilan militer yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak serangan pertama dilancarkan pada 28 Februari 2026.

Namun Trump mengaku kecewa dengan terpilihnya Mojtaba Khamenei, putra pemimpin tertinggi Iran yang gugur dalam gelombang serangan pertama, sebagai pemimpin tertinggi baru Iran.

Mojtaba dikenal memiliki kedekatan kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dan naiknya ia ke tampuk kekuasaan menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik bisa semakin berkepanjangan dan destabilisasi kawasan Timur Tengah semakin dalam.

"Kami pikir ini hanya akan menyebabkan masalah yang sama untuk negara ini," ujar Trump.

Terkait ancaman pemblokiran Selat Hormuz oleh Iran, Trump tidak main-main.

"Kami akan sangat keras menghantam mereka, sehingga tidak mungkin bagi mereka atau siapa pun yang membantu mereka untuk memulihkan bagian dunia itu," tegasnya.

Trump juga menyentuh soal dampak ekonomi konflik ini.

Ia menyatakan bahwa gangguan pasokan energi melalui Selat Hormuz justru lebih berdampak pada China dibandingkan AS.

Ia sekaligus mengungkapkan bahwa harga minyak akan jauh lebih rendah setelah perang berakhir, kabar ini dinantikan pasar global yang kini dilanda ketidakpastian akibat eskalasi konflik terus berlanjut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#selat hormuz #iran #donald trump #as #perang #amerika serikat #irgc