Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Konflik AS-Israel vs Iran Masuki Minggu Kedua, Trump Belum Tentukan Kapan Serangan Berakhir

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 10 Maret 2026 | 12:38 WIB

Trump akui keputusan akhiri serangan ke Iran diambil bersama Netanyahu.
Trump akui keputusan akhiri serangan ke Iran diambil bersama Netanyahu.

RADARBANYUWANGI.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa keputusan untuk mengakhiri penyerbuan terhadap Iran tidak akan diambil secara sepihak, melainkan akan dilakukan bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Pernyataan ini memperjelas dinamika pengambilan keputusan di antara dua sekutu utama yang kini terlibat dalam konflik langsung dengan Iran.

"Saya pikir itu bersifat bersama, sedikit banyak. Kami sudah berbicara. Saya akan membuat keputusan pada waktu yang tepat, tetapi semuanya akan dipertimbangkan," kata Trump kepada surat kabar The Times of Israel, ketika ditanya apakah ia akan menjadi satu-satunya pengambil keputusan terkait penghentian operasi militer di Iran.

Pernyataan tersebut muncul di tengah eskalasi konflik yang terus berkembang sejak AS dan Israel memulai serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari 2026, termasuk di ibu kota Teheran.

Serangan yang berlangsung lebih dari sepekan itu telah menyebabkan kerusakan besar dan korban di kalangan warga sipil Iran, termasuk menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran tidak tinggal diam. Teheran melancarkan serangkaian serangan balasan ke wilayah Israel serta menargetkan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Konflik yang semakin meluas ini memicu kekhawatiran internasional akan meluasnya dampak ke negara-negara lain di kawasan, termasuk gangguan pada jalur pelayaran vital Selat Hormuz.

 

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Israel #benyamin netanyahu #iran #donald trump #as #amerika serikat