Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

China Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi ke Level Terendah 30 Tahun, Fokus Dongkrak Konsumsi Domestik

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 6 Maret 2026 | 13:30 WIB

China turunkan target ekonomi 2026 ke 4,5 hingga 5 persen.
China turunkan target ekonomi 2026 ke 4,5 hingga 5 persen.

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah China menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2026 sebesar 4,5 hingga 5 persen, angka terendah dalam tiga dekade terakhir, seiring upaya Beijing menghadapi tekanan eksternal yang semakin kompleks.

Pengumuman ini disampaikan Perdana Menteri Li Qiang dalam pembukaan Sidang Kongres Rakyat Nasional (NPC) di Balai Agung Rakyat, Beijing, Kamis (5/3/2026).

"Menghadapi lingkungan internasional yang kompleks dan penuh tantangan, kami harus tetap berkomitmen pada strategi memperluas permintaan domestik," kata Li Qiang di hadapan para delegasi, dikutip Antara.

Strategi utama China untuk mencapai target tersebut bertumpu pada penguatan konsumsi rumah tangga yang selama ini masih relatif rendah, yakni sekitar 40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah rata-rata negara maju.

Meski penjualan ritel barang konsumsi China pada 2025 telah melampaui 50 triliun RMB dan menyumbang 52 persen pertumbuhan ekonomi, pemerintah menilai masih banyak potensi yang belum dioptimalkan.

Untuk mendorong konsumsi, pemerintah akan meluncurkan obligasi negara ultra jangka panjang senilai 250 miliar RMB yang dialokasikan untuk program trade-in barang konsumsi, serta dana koordinasi fiskal-moneter khusus sebesar 100 miliar RMB.

Langkah lain mencakup peningkatan pendapatan warga perkotaan dan pedesaan, penghapusan proteksionisme lokal, hingga pembukaan potensi belanja di sektor budaya, pariwisata, olahraga, dan layanan kesehatan.

"Perlu sepenuhnya memanfaatkan kekuatan pasar domestik yang sangat besar. Kami harus lebih lanjut mengembangkan pasar nasional terpadu serta menghapus proteksionisme lokal dan segmentasi pasar," tegas Li.

China juga menyasar wisatawan asing sebagai penggerak konsumsi. Dengan 154,5 juta kunjungan turis asing tahun lalu yang menghasilkan belanja 131,1 miliar dolar AS, kebijakan pengembalian pajak saat keberangkatan pun disempurnakan agar China semakin diminati sebagai destinasi belanja global.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Li Qiang #china #Target Ekonomi