Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ahmadinejad Selamat dari Upaya Pembunuhan, Tiga Pengawalnya Tewas dalam Serangan

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 5 Maret 2026 | 09:11 WIB

Ahmadinejad selamat dari upaya pembunuhan di tengah serangan AS-Israel.
Ahmadinejad selamat dari upaya pembunuhan di tengah serangan AS-Israel.

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar simpang siur soal nasib mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad akhirnya mendapat titik terang.

Media Iran Internasional melaporkan secara eksklusif bahwa Ahmadinejad masih hidup dan dalam kondisi selamat pascaupaya pembunuhan yang terjadi di tengah gelombang serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

"Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad masih hidup setelah upaya pembunuhan, menurut sumber yang mengetahui informasi tersebut," demikian laporan Iran International, dikutip Kamis (5/3/2026).

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa Ahmadinejad tidak mengalami luka dan telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Keterangan senada juga datang dari kantor berita Turki, Anadolu, yang mengutip seorang ajudan dekat Ahmadinejad.

"Saya berhubungan dengannya. Semuanya baik-baik saja," kata sang penasihat yang enggan disebutkan namanya itu.

Namun, tragedi tidak sepenuhnya terelakkan. Ajudan tersebut mengungkapkan bahwa sebuah bangunan yang berkaitan dengan tim pengamanan Ahmadinejad terkena serangan langsung.

Tiga anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang bertugas sebagai pengawalnya dilaporkan tewas dalam insiden itu.

Kediaman pribadi Ahmadinejad sendiri, yang berada sekitar 100 meter dari bangunan tersebut, disebut tidak menjadi sasaran dan tetap utuh.

Sebelum laporan mengenai keselamatannya beredar, berbagai media Iran sempat menyajikan pemberitaan yang saling bertentangan terkait kondisi Ahmadinejad selama akhir pekan. Sebagian mengklaim ia tewas, sementara lainnya belum bisa memverifikasi informasi tersebut.

Ahmadinejad sendiri dikenal sebagai tokoh kontroversial dalam panggung politik Iran.

Ia menjabat presiden dua periode dari 2005 hingga 2013, sebelumnya sempat menjadi Wali Kota Teheran pada 2003–2005. Permohonannya untuk kembali mencalonkan diri pada 2017 ditolak atas dasar konstitusional.

Sejak 2013, ia tercatat sebagai anggota Dewan Penentu Kebijakan atas penunjukan Pemimpin Agung Ali Khamenei.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Israel #iran #ahmadinejad #as #irgc