Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

BREAKING NEWS: Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel di Teheran, Iran Tetapkan 40 Hari Berkabung

Ali Sodiqin • Minggu, 1 Maret 2026 | 09:42 WIB

Ali Khamenei dan lokasi diduga tempat tinggalnya dibombardir AS-Israel.
Ali Khamenei dan lokasi diduga tempat tinggalnya dibombardir AS-Israel.

RADARBANYUWANGI.ID - Dunia internasional diguncang kabar besar dari Iran. Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan gabungan yang diklaim dilakukan Israel dengan dukungan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).

Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia akibat serangan tersebut.

Menyusul kabar duka itu, Teheran langsung mendeklarasikan 40 hari masa berkabung nasional serta tujuh hari libur nasional.

Peristiwa ini memicu ketegangan besar di kawasan Timur Tengah dan menjadi sorotan dunia internasional. Situasi keamanan di berbagai negara kawasan dilaporkan siaga penuh menyusul potensi eskalasi lanjutan.

Kompleks Kediaman Dihantam 30 Bom

Serangan terjadi pada Sabtu (28/2) waktu setempat. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan operasi militer dilakukan secara mendadak dan menghantam kompleks kediaman Khamenei di jantung Teheran.

Dalam pernyataan resmi yang disiarkan televisi dan dikutip AFP, Netanyahu menyebut serangan tersebut menghancurkan pusat kediaman Pemimpin Tertinggi Iran.

“Pagi ini, dalam serangan mendadak yang dahsyat, kompleks kediaman diktator Ali Khamenei hancur di jantung Teheran,” ujar Netanyahu.

Tentara Israel dan Amerika Serikat disebut menjatuhkan 30 bom ke kompleks tersebut. Netanyahu menyebut banyak tanda menunjukkan Khamenei telah tewas dalam operasi itu.

“Selama lebih dari tiga setengah dekade, diktator kejam ini telah menyebarkan teror di seluruh dunia sambil menindas rakyatnya sendiri, sambil bekerja tanpa lelah dan tanpa henti pada rencana untuk menghancurkan Israel,” ujarnya.

“Rencana itu sudah tidak ada lagi — dan ada banyak tanda bahwa diktator ini sudah tidak hidup lagi,” sambungnya.

Pernyataan Presiden AS Donald Trump

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga mengumumkan kabar serupa melalui jaringan media sosial miliknya, Social Truth.

“Khameini, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah mati,” tulis Trump dalam pernyataan yang dilansir AFP.

Pernyataan Trump mempertegas klaim bahwa operasi militer tersebut melibatkan dukungan langsung Amerika Serikat bersama Israel.

Anggota Keluarga Dilaporkan Ikut Tewas

Kantor berita Iran, Fars News Agency, melaporkan bahwa sejumlah anggota keluarga Khamenei juga ikut tewas dalam serangan tersebut.

“Setelah menjalin kontak dengan sumber-sumber yang mengetahui informasi di lingkungan keluarga Pemimpin Tertinggi, berita tentang kemartiran putri, menantu, dan cucu dari Pemimpin Revolusioner sayangnya telah dikonfirmasi,” tulis Fars, dikutip AFP, Minggu (1/3/2026).

Laporan itu menyebut putri hingga cucu Khamenei menjadi korban dalam serangan besar tersebut.

Iran Umumkan 40 Hari Berkabung

Sebagai respons atas kematian pemimpin tertingginya, pemerintah Iran menetapkan 40 hari masa berkabung nasional. Selain itu, tujuh hari libur nasional diberlakukan di seluruh wilayah negara tersebut.

Bendera setengah tiang dikibarkan di berbagai kota besar seperti Teheran, Isfahan, hingga Mashhad. Ribuan warga dilaporkan mulai berkumpul di sejumlah titik untuk menyampaikan duka cita.

Situasi keamanan di ibu kota Teheran dilaporkan diperketat. Militer dan Garda Revolusi Iran disiagakan penuh untuk mengantisipasi kemungkinan aksi balasan atau kerusuhan internal.

Timur Tengah di Ambang Eskalasi

Kematian Ali Khamenei berpotensi mengubah peta politik dan keamanan Timur Tengah secara drastis.

Iran selama ini menjadi aktor kunci dalam dinamika geopolitik kawasan, termasuk dalam konflik Suriah, Lebanon, dan Palestina.

Pengamat menilai situasi ini dapat memicu respons militer dari kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Iran di kawasan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari otoritas Iran terkait detail teknis serangan maupun struktur kepemimpinan sementara pasca wafatnya Khamenei.

Keberadaan Khamenei sebelumnya sempat misterius sejak kabar serangan pertama kali mencuat.

Kini, konfirmasi resmi dari pemerintah Iran mengakhiri spekulasi tersebut sekaligus membuka babak baru ketegangan global.

Dunia kini menanti langkah selanjutnya dari Teheran dan respons komunitas internasional terhadap peristiwa yang disebut sebagai salah satu titik balik paling dramatis dalam sejarah modern Timur Tengah. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Iran diserang Amerika Israel #ali khamenei tewas #konflik timur tengah #Serangan AS Israel ke Iran #perang teluk