Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perundingan Nuklir AS-Iran Mencair, Apakah Perdamaian Sudah Dekat?

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 28 Februari 2026 | 19:15 WIB

Negosiasi Iran dan AS dimulai di tengah ketegangan.
Negosiasi Iran dan AS dimulai di tengah ketegangan.

RADARBANYUWANGI.ID - Perundingan ketiga antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir dilaporkan menunjukkan kemajuan.

Pertemuan yang berlangsung di Jenewa, Swiss, dimediasi oleh Oman dan menghadirkan pengamat teknis dari International Atomic Energy Agency (IAEA).

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, bertemu dengan utusan AS, termasuk Steve Witkoff dan Jared Kushner, dalam dua sesi perundingan.

Sesi pertama dimulai pukul 13.30 waktu setempat, disusul sesi kedua pada 17.45 hingga 19.30.

“Kami mencapai kesepakatan pada sejumlah isu, namun masih ada perbedaan dalam beberapa hal lainnya,” ujar Araqchi kepada televisi pemerintah Iran.

Ia menambahkan bahwa kehadiran Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi, cukup membantu dalam membahas aspek teknis.

Menurut laporan Axios yang mengutip pejabat senior AS, suasana perundingan berlangsung positif.

“Para negosiator menunjukkan keterbukaan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap ide dan solusi baru yang kreatif,” ungkap Menteri Luar Negeri Oman, Badr Al Busaidi.

“Posisi Iran tentang pencabutan sanksi dan perlindungan hak nuklirnya sangat jelas dan konsisten,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei.

Meski kemajuan diplomatik diklaim tercapai, dinamika militer tetap memanas.

Presiden AS, Donald Trump, memperingatkan kemungkinan tindakan militer jika kesepakatan gagal dalam 10–15 hari.

Sementara itu, latihan militer oleh Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) terus ditingkatkan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#iran #nuklir #jenewa #as #amerika serikat