RADARBANYUWANGI.ID - Insiden kecelakaan kereta cepat kembali mengguncang Eropa.
Kali ini, peristiwa tragis terjadi di Provinsi Cordoba, Spanyol, yang mengakibatkan sedikitnya 21 orang meninggal dunia dan lebih dari seratus penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Dari jumlah korban luka tersebut, 25 orang dilaporkan berada dalam kondisi parah dan masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit setempat.
Berdasarkan laporan resmi stasiun penyiaran nasional Spanyol, RTVE, kecelakaan ini terjadi pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 19.40 waktu setempat atau Senin (19/1/2026) dini hari pukul 01.40 WIB.
Sebelumnya, jumlah korban tewas sempat dilaporkan hanya 10 orang.
Namun, seiring berjalannya proses evakuasi dan pendataan di lapangan, angka korban terus bertambah hingga mencapai 21 jiwa.
Kronologi Kecelakaan Kereta Cepat
RTVE mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula ketika sebuah rangkaian kereta cepat yang berangkat dari Malaga menuju Madrid keluar dari jalur rel.
Kereta tersebut kemudian menutupi jalur rel di sebelahnya, sehingga menghalangi lintasan kereta lain yang datang dari arah berlawanan.
Pada saat bersamaan, sebuah kereta cepat lain yang melaju dari Madrid menuju Huelva tidak sempat menghindari jalur yang terhalang tersebut.
Akibatnya, kereta kedua juga terhempas keluar dari rel.
Tabrakan dan anjlokan dua rangkaian kereta inilah yang memicu jatuhnya korban dalam jumlah besar.
Kereta pertama diketahui membawa 317 penumpang.
Banyak di antara mereka terjebak di dalam gerbong yang rusak berat, sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu lama dan melibatkan berbagai pihak.
Upaya Evakuasi dan Penanganan Darurat
Hingga saat ini, tim tanggap darurat masih melanjutkan operasi penyelamatan di lokasi kejadian.
Petugas medis, pemadam kebakaran, dan kepolisian bekerja sama untuk mengevakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, serta mengamankan area sekitar kecelakaan.
Pihak berwenang menyatakan bahwa jumlah korban masih berpotensi berubah seiring berlanjutnya proses identifikasi dan penanganan korban luka.
Pemerintah setempat juga telah membuka pusat informasi bagi keluarga penumpang untuk memperoleh kabar terbaru terkait kondisi korban.
Dampak Terhadap Layanan Transportasi
Akibat kecelakaan besar ini, layanan kereta cepat yang menghubungkan Madrid dan wilayah Andalusia terpaksa ditangguhkan sementara.
Penangguhan dilakukan demi alasan keselamatan serta untuk memudahkan proses investigasi dan perbaikan jalur rel yang rusak.
Otoritas perkeretaapian Spanyol menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan layanan tersebut.
Penumpang yang terdampak disarankan menggunakan moda transportasi alternatif hingga jalur kereta dinyatakan aman untuk kembali dioperasikan.
Investigasi Penyebab Kecelakaan
Pemerintah Spanyol melalui otoritas terkait telah memulai penyelidikan menyeluruh guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.
Fokus investigasi meliputi kondisi teknis kereta, sistem persinyalan, serta kemungkinan faktor manusia atau cuaca yang memengaruhi kejadian.
Hasil investigasi diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi untuk meningkatkan standar keselamatan transportasi kereta cepat di Spanyol, sekaligus mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.
Editor : Lugas Rumpakaadi