Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Piper Rockelle Buka Suara soal Pendapatan Fantastis dan Strategi Viralnya

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 7 Januari 2026 | 17:15 WIB
Piper Rockelle meraup miliaran rupiah di hari pertama usia 18 tahunnya.
Piper Rockelle meraup miliaran rupiah di hari pertama usia 18 tahunnya.

RADARBANYUWANGI.ID - Mantan bintang cilik internet asal Amerika Serikat, Piper Rockelle, kembali menjadi sorotan dunia.

Tepat setelah genap berusia 18 tahun, influencer yang namanya besar lewat YouTube itu resmi bergabung dengan platform berlangganan OnlyFans dan langsung mencatatkan pendapatan fantastis dalam waktu singkat.

Dalam 24 jam pertama sejak akun tersebut aktif, Piper Rockelle dilaporkan meraih pendapatan lebih dari USD 2,9 juta atau setara sekitar Rp50 miliar.

Informasi ini pertama kali dibagikan sendiri oleh Rockelle melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), meski unggahan tersebut kemudian dihapus.

“Hari pertamaku. Selamanya bersyukur,” tulisnya, disertai tangkapan layar laporan pendapatan.

Lonjakan Pendapatan dan Strategi yang Disengaja

Pendapatan besar tersebut sebagian besar berasal dari biaya langganan, sementara pesan berbayar dan tip turut menyumbang total pemasukan.

Dalam wawancara dengan The Hollywood Fix, Rockelle mengakui bahwa unggahan pendapatan tersebut bukan sekadar pamer, melainkan langkah yang disengaja.

Ia menyebut tindakannya sebagai bentuk rage-bait, yakni strategi memancing reaksi publik.

Meski sebelumnya memiliki prinsip untuk tidak pernah memamerkan uang demi menghindari pengaruh negatif pada audiens, Rockelle mengatakan keputusan itu diambil secara sadar dan hanya sekali.

Ia menegaskan tidak berniat menjadikannya kebiasaan di masa mendatang.

Kekecewaan terhadap YouTube

Rockelle juga secara terbuka membandingkan penghasilannya di OnlyFans dengan pengalamannya di YouTube.

Menurutnya, platform video tersebut tidak lagi mampu menopang kariernya secara finansial setelah monetisasi kanalnya dicabut dan tidak dikembalikan, meski ia telah berusia dewasa dan memiliki usaha sendiri.

Ia mengungkapkan bahwa biaya produksi konten YouTube yang tinggi membuatnya mustahil untuk melanjutkan konsep video besar tanpa pemasukan memadai.

Kehilangan kanal tersebut, menurutnya, juga meninggalkan luka emosional karena YouTube merupakan bagian besar dari hidupnya sejak kecil.

Bayang-Bayang Masa Lalu dan Kontroversi Keluarga

Nama Piper Rockelle tidak bisa dilepaskan dari kontroversi yang melibatkan ibunya, Tiffany Smith.

Kasus tersebut menjadi sorotan publik setelah diangkat dalam serial dokumenter Netflix Bad Influence: The Dark Side of Kidfluencing.

Smith sempat digugat oleh 11 mantan anggota “The Squad” atas dugaan berbagai bentuk penyalahgunaan selama produksi konten.

Meski perkara tersebut berakhir dengan penyelesaian di luar pengadilan senilai USD 1,8 juta tanpa pengakuan bersalah, Rockelle hingga kini tetap membela sang ibu dan menyatakan keyakinannya bahwa tuduhan tersebut tidak benar.

Reaksi Publik Terbelah

Keputusan Rockelle untuk bergabung dengan platform yang identik dengan konten dewasa memicu reaksi beragam.

Sebagian publik menyuarakan kekhawatiran, mengingat latar belakangnya sebagai figur publik sejak usia sangat muda.

Kritik juga menguat karena sejumlah pihak menilai transisi tersebut mencerminkan dampak panjang dari eksploitasi digital terhadap anak.

Namun, tidak sedikit pula yang membela Rockelle.

Mereka menegaskan bahwa pada usia 18 tahun, ia berhak menentukan arah hidup dan kariernya sendiri tanpa campur tangan publik.

Fokus pada Diri Sendiri dan Masa Depan

Di tengah sorotan dan perdebatan, Rockelle menyatakan bahwa saat ini ia memilih fokus pada diri sendiri.

Ia mengaku belum tertarik menjalin hubungan asmara dan sengaja menjaga jarak dari urusan romantis demi stabilitas emosional dan kemandirian.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#piper rockelle