Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pertukaran SDM Jepang-India Picu Reaksi Publik Usai Video Gesekan Imigran Viral

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Jumat, 10 Oktober 2025 | 21:56 WIB
Pertukaran SDM Jepang-India menuai pro dan kontra usai video gesekan imigran India viral.
Pertukaran SDM Jepang-India menuai pro dan kontra usai video gesekan imigran India viral.

RADARBANYUWANGI.ID - Jepang selama ini dikenal sebagai negara yang bersih, tertib, dan taat peraturan.

Namun, citra tersebut kini ramai diperbincangkan setelah kedatangan sejumlah imigran asal India.

Beberapa video yang memperlihatkan gesekan antara imigran dan aparat setempat menjadi viral di media sosial, memunculkan perdebatan tentang dampak sosial dari program pertukaran tenaga kerja kedua negara.

Pemerintah Jepang dan India sebelumnya telah menyepakati kerja sama besar dalam bidang sumber daya manusia (SDM).

Dalam lima tahun ke depan, kedua negara menargetkan pertukaran lebih dari 500 ribu orang secara dua arah, termasuk 50 ribu tenaga terampil asal India yang akan bekerja di Jepang.

Kesepakatan ini diumumkan pada KTT Tahunan Jepang-India 2025 yang berlangsung di Tokyo pada 29–30 Agustus 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Perdana Menteri Jepang dan India menegaskan pentingnya memperdalam pemahaman antarwarga, memperluas kolaborasi SDM, dan menciptakan nilai bersama untuk menjawab tantangan nasional masing-masing negara.

Namun, implementasi program ini tidak berjalan tanpa hambatan.

Dalam sebuah video yang diunggah akun @explor_jepang, tampak seorang pemuda India merokok di area terlarang.

Saat ditegur oleh petugas, pemuda tersebut justru marah dan mendorong petugas, memicu kritik dari warganet karena dianggap tidak mencerminkan kedisiplinan khas Jepang.

Video lain yang diunggah oleh akun @yosepalexander memperlihatkan kondisi jalan dengan banyak sampah berserakan, yang dinilai bertolak belakang dengan budaya Jepang yang menjunjung tinggi kebersihan dan kerapian.

Sejak munculnya video-video tersebut, sejumlah warga Jepang menggelar demonstrasi besar-besaran, menolak kebijakan pemerintah terkait program pertukaran SDM dengan India.

Mengutip laporan dari akun @viva_news di TikTok, banyak warga Jepang khawatir bahwa masuknya imigran dalam jumlah besar dapat menimbulkan guncangan sosial dan budaya.

Jepang selama ini dikenal dengan budaya disiplin, kerja keras, dan penghormatan terhadap nilai-nilai tradisional.

Kehadiran tenaga kerja asing dianggap berpotensi menimbulkan gesekan jika tidak dikelola secara bijak oleh pemerintah.

Pemerintah Jepang kini berada di posisi sulit, di satu sisi membutuhkan tenaga kerja asing untuk menghadapi penuaan populasi, namun di sisi lain harus menjaga stabilitas sosial dan nilai-nilai budaya yang telah lama menjadi identitas bangsa.

Tantangan ini menjadi ujian besar bagi hubungan diplomatik dan kerja sama ekonomi antara Jepang dan India di masa depan.


Penulis: Ridwan Efendi | Mahasiswa Magang Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam UIMSYA Banyuwangi

Editor : Lugas Rumpakaadi
#jepang #imigran #sdm #india