Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemerintah AS Tutup, Siapa yang Tetap Bekerja dan Siapa yang Dirumahkan?

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 3 Oktober 2025 | 13:38 WIB
Shutdown pemerintah AS memicu dampak luas.
Shutdown pemerintah AS memicu dampak luas.

RADARBANYUWANGI.ID - Shutdown pemerintah Amerika Serikat kembali terjadi setelah Kongres gagal mencapai kesepakatan anggaran.

Kondisi ini membawa konsekuensi serius terhadap berbagai sektor, mulai dari gaji pegawai federal, operasi militer, hingga harga emas yang melonjak ke rekor tertinggi.

Pegawai Federal: Siapa yang Tetap Bekerja dan Siapa yang Dirumahkan?

Dalam situasi shutdown, sebagian besar pegawai federal tidak menerima gaji.

Mereka terbagi menjadi dua kategori:

- Pegawai esensial: tetap bekerja meski pembayaran gaji ditunda.

- Pegawai non-esensial: mengalami furlough atau dirumahkan sementara.

Meskipun nantinya mereka berhak atas pembayaran penuh setelah shutdown berakhir, ketidakpastian ini menimbulkan keresahan.

Ironisnya, Presiden dan anggota Kongres tetap menerima gaji karena dilindungi konstitusi.

Dampak bagi Militer dan Veteran

Operasi militer tetap berjalan, namun pembayaran gaji prajurit aktif dan pekerja sipil tertunda.

Layanan veteran sebagian besar berlanjut, tetapi fasilitas regional ditutup dan beberapa manfaat seperti pemeliharaan makam serta layanan komunikasi dihentikan.

Perjalanan Udara: Aman tapi Terhambat

Lebih dari 13.000 pengendali lalu lintas udara tetap bekerja tanpa bayaran.

Walau keamanan penerbangan tetap terjaga, proses rekrutmen, pelatihan, hingga inspeksi keamanan dihentikan.

Asosiasi Pengendali Lalu Lintas Udara memperingatkan bahwa kondisi ini dapat mengurangi keselamatan dan efisiensi sistem penerbangan nasional.

Jaminan Sosial dan Program Bantuan

Pembayaran tunjangan Jaminan Sosial tetap berjalan karena sifatnya wajib menurut hukum.

Namun, proses administrasi seperti aplikasi baru bisa tertunda.

Program bantuan pangan SNAP masih memiliki dana cadangan, tetapi WIC berpotensi terganggu bila shutdown berlangsung lebih lama.

Sektor Kesehatan dan Pendidikan

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) merumahkan puluhan ribu pegawai.

Penelitian medis baru terhambat, dan beberapa layanan publik seperti permintaan data kesehatan dihentikan.

Sementara itu, dana bantuan mahasiswa tetap disalurkan, meskipun mayoritas staf Departemen Pendidikan dirumahkan.

Taman Nasional dan Museum

Taman nasional tetap terbuka sebagian, namun pusat pengunjung dan monumen yang memerlukan staf ditutup.

Smithsonian dan Kebun Binatang Nasional masih beroperasi sementara dengan dana tahun sebelumnya, meski layanan tambahan seperti kamera hewan daring dihentikan.

Emas Meroket Mendekati $4.000 per Ons

Ketidakpastian politik akibat shutdown membuat investor beralih ke emas sebagai aset aman.

Harga emas melonjak mendekati $4.000 per ons, mencetak rekor baru.

Lonjakan ini juga dipengaruhi ketegangan global, inflasi yang membandel, serta pergeseran strategi investasi menuju aset riil.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#pemerintah as #harga emas #shutdown