RADARBANYUWANGI.ID - Taiwan Railway Corporation (TRC) mengumumkan penghentian sementara seluruh layanan kereta di Jalur Selatan mulai pukul 12.00 waktu setempat pada Senin, akibat dampak Topan Ragasa yang tengah mendekati wilayah Taiwan.
Jalur Selatan Ditutup Setelah Siang
Penghentian layanan ini berlaku bagi rute selatan dari Xinzuoying menuju Taitung.
Beberapa kereta yang terdampak meliputi No. 313, 317, 323, 327, 431, dan 3021.
Selain itu, kereta No. 165 dan No. 385 hanya akan beroperasi hingga Chaozhou.
Sementara itu, pada rute utara dari Taitung menuju Xinzuoying, kereta No. 308, 324, 422, 428, 432, dan 434 hanya beroperasi sampai Taitung.
Kereta lain seperti No. 168, 314, 386, 708, 3028, dan 3038 juga dihentikan.
Namun, sejumlah jalur utama seperti Chaozhou–Changhua, Chaozhou–Qidu, dan Chaozhou–Taichung tetap beroperasi sesuai jadwal normal.
Dampak pada Layanan Wisata
Selain kereta reguler, kereta wisata No. 1 dan No. 2 juga dihentikan pada rute Fangliao–Taitung.
Begitu pula dengan kereta bercat biru No. 5898 pada segmen Taitung–Fangliao yang ikut dibatalkan.
Topan Ragasa Mendekat Taiwan
Menurut Central Weather Administration (CWA), hingga pukul 09.00 Senin, Topan Ragasa berada di sekitar 360 kilometer tenggara Tanjung Eluanbi, titik paling selatan Taiwan.
Topan tersebut bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 20 km/jam.
Dengan radius badai mencapai 320 km, Ragasa membawa angin berkecepatan maksimum 209 km/jam dengan hembusan hingga 263 km/jam.
Kondisi ini membuat otoritas transportasi mengambil langkah preventif guna menjaga keselamatan penumpang.
Editor : Lugas Rumpakaadi