Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bukan Persegi Panjang, Ini Satu-satunya Negara dengan Bendera Berbeda Bentuk

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Jumat, 1 Agustus 2025 | 17:00 WIB
Bendera nasional Nepal berkibar dengan desain dua segitiga vertikal, menjadi satu-satunya bendera negara di dunia yang tidak berbentuk persegi panjang.
Bendera nasional Nepal berkibar dengan desain dua segitiga vertikal, menjadi satu-satunya bendera negara di dunia yang tidak berbentuk persegi panjang.

RADARBANYUWANGI.ID – Hampir semua negara di dunia menggunakan bendera berbentuk persegi panjang.

Pola ini sudah menjadi standar internasional yang berlaku umum, baik di forum diplomatik maupun pertandingan olahraga.

Namun di antara ratusan negara tersebut, ada satu pengecualian yang mencolok: Nepal.

Bendera Nepal tidak mengikuti bentuk persegi panjang. Sebaliknya, bendera ini terdiri dari dua segitiga yang disusun vertikal menyerupai panji.

Bentuk ini menjadikannya satu-satunya bendera negara di dunia yang tidak persegi panjang secara resmi.

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ada nilai historis, filosofis, dan kepercayaan budaya yang tertanam dalam desainnya.

Dua segitiga pada bendera Nepal dipercaya mewakili Pegunungan Himalaya, simbol kekuatan alam dan spiritualitas.

Selain itu, bentuk tersebut melambangkan dua agama besar di Nepal, yakni Hindu dan Buddha.

Bendera ini juga dianggap sebagai simbol dari dua dinasti penting dalam sejarah Nepal: Dinasti Shah dan Dinasti Rana.

Warna merah tua menjadi latar utama dalam bendera. Warna ini merupakan simbol keberanian dan juga warna bunga nasional Nepal, rhododendron.

Sementara garis biru di tepi melambangkan harapan akan perdamaian yang abadi.

Setiap elemen warna dan bentuk memiliki makna tersendiri yang lekat dengan identitas nasional Nepal.

Di dalam segitiga atas terdapat simbol bulan sabit, melambangkan kesejukan dan ketenangan malam.

Sedangkan segitiga bawah dihiasi gambar matahari bersinar dua belas, melambangkan energi dan semangat siang hari.

Kedua simbol ini juga dipercaya merepresentasikan keabadian Nepal, yang diyakini akan bertahan selama ada matahari dan bulan.

Bendera ini secara resmi diadopsi pada 16 Desember 1962 dan tercantum dalam Konstitusi Nepal.

Tak hanya menetapkan bentuk dan simbol, konstitusi tersebut bahkan mencantumkan rumus matematis untuk menggambar bendera secara akurat.

Ini menjadikan bendera Nepal sebagai salah satu dari sedikit bendera di dunia yang diatur secara detail dalam hukum negara.

Keputusan untuk tetap mempertahankan bentuk yang tidak lazim ini menunjukkan bahwa bendera bukan semata simbol visual, melainkan cerminan identitas dan warisan sejarah.

Dalam hal ini, Nepal memilih untuk berdiri berbeda sebagai penegas karakter bangsa yang kuat.

Uniknya desain bendera Nepal juga menjadi perhatian dunia internasional. Banyak institusi pendidikan, sejarawan, hingga pengamat simbol negara menjadikan bendera Nepal sebagai bahan kajian tersendiri—menunjukkan bahwa keunikan bisa menjadi kekuatan dalam memperkenalkan budaya di panggung global. ***


Penulis: Devi Fathihatul Asliha | magang jurnalistik Radar Banyuwangi 

Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#bendera #nepal #bendera nepal