Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

AS Ancam Serang Iran, Sinyal Israel Kewalahan Hadapi Khamenei

Agung Sedana • Jumat, 20 Juni 2025 | 18:25 WIB
Pemimpin tertinggi Iran, Khamenei.
Pemimpin tertinggi Iran, Khamenei.

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan sedang berada di ambang keputusan strategis besar terkait konflik yang terus memanas antara Israel dan Iran. 

Presiden Donald Trump memberi sinyal bahwa keputusan soal keterlibatan militer AS akan diumumkan dalam dua pekan ke depan.

“Presiden Trump sedang meninjau seluruh opsi. Kami dalam tahap akhir pengambilan keputusan,” ujar pejabat Gedung Putih kepada Time Magazine, Rabu (19/6).

Ia menambahkan, salah satu skenario yang dipertimbangkan adalah serangan presisi terhadap situs nuklir Iran, terutama kompleks Fordow yang dikenal sangat dilindungi.

Sebagai bagian dari persiapan, militer AS telah mengerahkan armada tempur ke kawasan Teluk Persia sejak 16 Juni.

Di antara yang disiapkan adalah kapal induk USS Nimitz, kapal perusak kelas Arleigh Burke, dan sejumlah jet tempur F/A‑18.

Selain itu, kapal induk USS Gerald R. Ford dilaporkan siaga penuh sebagai unit cadangan strategis di Laut Tengah.

Meski demikian, Trump belum mengambil keputusan akhir.

Dalam wawancaranya dengan Washington Post, ia mengatakan masih membuka ruang negosiasi.

“Diplomasi belum tertutup. Kami yakin masih ada peluang untuk menghentikan ambisi nuklir Iran tanpa konflik,” ujarnya.

Presiden Trump juga menunjuk Steve Witkoff sebagai utusan khusus untuk membuka saluran komunikasi tidak langsung dengan pihak Iran.

Langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa Gedung Putih masih mengutamakan solusi damai, meski tetap menyiapkan kekuatan penuh di lapangan.

Di sisi lain, Iran menyatakan bahwa setiap bentuk intervensi asing akan dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan nasional.

“Jika AS ikut campur, kami akan aktif menggunakan seluruh kemampuan pertahanan kami,” ujar juru bicara militer Iran seperti dilansir Mehr News.

Peringatan serupa datang dari Rusia. Juru bicara Kremlin menyatakan bahwa keterlibatan AS dalam konflik ini bisa "mengantar dunia ke ambang bencana nuklir."

Moskow mendesak semua pihak untuk menahan diri dan mengutamakan jalur diplomatik.

Sementara itu, kondisi di lapangan terus memanas. Israel disebut telah melancarkan serangan udara terhadap beberapa fasilitas militer dan reaktor Iran sejak 18 Juni lalu, termasuk yang berada di Natanz dan Arak.

Serangan balasan dari Iran menggunakan rudal balistik juga telah menargetkan kota-kota besar Israel seperti Bat Yam, Haifa, dan Beersheba.

Dengan eskalasi konflik yang melibatkan dua negara dengan kekuatan militer besar, keterlibatan Amerika Serikat dikhawatirkan akan membuka babak baru ketegangan global yang jauh lebih luas.

Editor : Agung Sedana
#Israel #iran #perang #Khamenei