RadarBanyuwangi.id - Pernah mendengar Negara Ethiopia? Kalau pernah, pasti di benak anda negara ini merupakan negara miskin, dan tertinggal.
Tapi, mungkin anda harus segera menghapus pikiran itu sesegera mungkin.
Pasalnya, saat ini Negara Ethiopia yang berada di Benua Afrika sudah jauh berbeda dari yang banyak orang tau.
Saat ini, perekonomian Ethiopia sudah membaik bahkan menempati peringkat ke lina perekonomian terbaik di Benua Afrika.
Dari 10 tahun terakhir, Ethiopia yang dulunya merupakan negara termiskin, berubah menjadi negara berkembang.
Dengan luas wilayah total mencapai 1.104.300 km persegi, Ethiopia memiliki total penduduk sebanyak 113.656.596 pada update terbaru 2023 lalu.
Lalu apa penopang Negara Ethiopia yang merupakan salah satu negara tertua di Afrika sehingga menjadi negara yang berkembang?
Rupanya ada sejumlah faktor yang membuat negara Ethiopia ini menjadi negara yang mulai bangkit.
Keunggulan Ethiopia itu datang dari sejumlah segmen yakni pengolahan makanan, tekstil, kopi, tanaman qat, emas, produk kulit, peternakan, hingga minyak sayur.
Dari semua itu, ekspor tertinggi dilakukan Ethiopia ke negara China dengan 16.6 persen.
Selanjutnya ke Amerika 15.6 persen, dan ke Uni Emirate Arab yakni 8 persen.
Perekonomian yang meningkat itu, turut mendongkrak nilai uang mereka.
Saat ini, 1 bhir (mata uang Ethiopia) senilai dengan sekitar 290 rupiah.
Tak heran Ethiopia kerap dianggap sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia.
Padahal jika kita melihat sejarah pada kurub waktu 1980 hingga 2000 an, Ethiopia terkenal dengan negara yang paling miskin di dunia. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin