RadarBanyuwangi.id - Kisah kematian Fat Cat, gamer asal Tiongkok karena bunuh diri masih menyimpan duka.
Fakta demi fakta terungkap ke media sosial mengenai keputusan bunuh diri yang ia ambil.
Ia diduga memutuskan bunuh diri karena merasa diacuhkan oleh kekasih yang sangat dicintainya bernama Tan Zhu.
Kabar jika Fat Cat rela hidup pas-pasan dengan makan seadanya demi bisa membiayai sang kekasih tampaknya juga bukan omon-omon.
Bahkan setelah mengirim uang kepada Tan Zhu sebanyak Rp 1 miliar, Fat Cat tidak bisa lagi makan enak.
Ini terbongkar dari pesan Fat Cat kepada Tan Zhu dilihat dari beberapa sumber.
Kepada Tan Zhu Fat Cat mengaku ingin makan, makanan cepat saji yang lezat.
"Ingin makan McDonald’s," tulis Fat Cat.
"Makan lah," jawab Tan Zhu.
"Tapi aku sudah memberikan semua uangnya. Bisakah kamu pesankan aku kopi?" kata Fat Cat lagi.
Namun Tan Zhu justru menjawab dengan ketus dan tak mengamini permintaan Fat Cat.
Baca Juga: Albart, Maskot Resmi Euro 2024 di Jerman: Begini Bentuk dan Makna Dibalik Namanya
"Kamu tak ada uang? Bekerjalah lebih keras, " jawab Tan.
Tak heran, setelah Fat Cat bunuh diri tersebut, jembatan Chongqing tampak banyak dikunjungi warga.
Banyak dari mereka membawa makanan dan minuman sebagai penghormatan, dan mewujudkan permintaan terakhir Fat Cat. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin