Gusi itu jaringan lunak yang warnanya pink, merupakan struktur penting di sekitar gigi. Gusi berperan sebagai lapisan pertahanan pertama yang melindungi akar gigi dan tulang penyangga gigi, agar tidak terjadi masalah pada akar gigi, tulang penyangga gigi dan struktur lain di bawahnya. “Plak dan karang gigi yang menempel pada permukaan gigi, itu musuh gusi,” cetus Dokter Spesialis Periodonsia RSU Bhakti Husada, Krikilan, Kecamatan Glenmore, drg Wildhan Septianda Bhakti, Sp.Perio.
Gusi mudah berdarah, bau mulut yang tidak sedap, dan melorot karena efek buruk dari plak dan karang gigi. Jika dibiarkan, tulang penyangga gigi bisa rusak olek plak dan karang gigi. “Itu membuat gigi tidak tersangga dengan baik dan berefek gigi goyang dan copot,” katanya.
Solusi untuk menjaga gusi dan tulang penyangga gigi ini tetap sehat, terang dia, dimulai gosok gigi dengan benar. Saat gosok gigi, hadapkan diri kita di depan cermin dan mulai menggosok gigi dari arah gusi lalu disapukan ke arah mahkota gigi. “Banyak yang bilang sering menggosok gigi tapi gusinya tetap berdarah dan terasa gatal, ini perlu dievaluasi cara menggosok gigi apa sudah benar,” ujarnya seraya menyebut saat Ramadan menggosok gigi bisa dilakukan selesai sahur dan setelah buka.
dr Wildhan menyebut, solusi kedua jika sudah ada karang gigi, maka cepat datang ke dokter gigi untuk pembersihan karang gigi. Semakin cepat karang gigi dibersihkan, semakin kecil resiko terjadinya pendarahan pada gusi. “Karang gigi itu membuat bau mulut dan masalah lain seperti gigi goyang sampai gigi copot,” terangnya.
Jika Anda ingin konsultasi terkait masalah gusi dan perawatannya, bisa datang ke poli spesialis gigi periodonsia RSU Bhakti Husada Krikilan, pada Senin, Rabu, dan Kamis pukul 14.00-17.00. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi costumer service 081243843100, IGD RSU Bhakti Husada Krikilan (0333) 821118 atau Poli Spesialis Rawat Jalan 085234126828.(abi)
Editor : Gerda Sukarno Prayudha