Menurut Rusydi, sisa-sisa makanan itu umumnya tersangkut di antara papila atau tonjolan-tonjolan pada permukaan lidah. Sisa makanan itu sering mengumpul di lidah. Pada saat itulah, terkadang kita merasa gigi sudah bersih, tapi mulu tetap bau. ‘’Ya, itu karena sisa makanan di lidah," ujarnya.
Beberapa tips untuk mengatasi bau mulut saat puasa antara lain: Minum air 2-3 liter saat berbuka hingga sahur. Gosok gigi dan lidah setelah makan dan sebelum tidur. Kumur-kumur sebelum salat. Hindari makanan berbau tajam. Hindari merokok saat berbuka dan sahur. Hindari tidur terlalu lama. Ini akan memicu bau mulut tidak sedap.
Direktur RSUD Blambangan, dr. H. Widji Lestariono MMKes menambahkan, Poliklinik Gigi RSUD Blambangan didukung tenaga dokter gigi umum sampai berbagai spesialis gigi. ‘’Apabila ingin berkonsultasi terkait kesehatan gigi mulut, silakan langsung datang ke Poliklinik Gigi RSUD Blambangan,’’ pungkasnya. (*/bay) Editor : Gerda Sukarno Prayudha