Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tersangka Penganiayaan Santri Bintang Bilqis Maulana Segera Disidang, Aktivitas Ponpes di Kediri Tampak Normal

Niklaas Andries • Rabu, 13 Maret 2024 | 19:41 WIB

NORMAL: Aktivitas santri di PPTQ Al-Hanifiyyah tampak normal
NORMAL: Aktivitas santri di PPTQ Al-Hanifiyyah tampak normal
Ponpes Al Hanifiyyah bakal segera disidangkan di Pengadilan Negeri Kediri. Itu menyusul rencana Kejaksaan Negeri Kediri yang akan melimpahkan berkas ini ke persidangan.

Dilansir Radar Kediri, jaksa terus menyempurnakan dakwaan pada para tersangka. Secara umum dakwaan tidak akan mengalami perubahan. “Tidak ada perubahan (dakwaan),” tegas Kasi Pidana Umum (Pidum) Aji Rahmadi.

Kasus ini menyeret empat santri yang diduga sebagai tersangka yakni AF, 16, asal Bali; dan AK, 17, asal Surabaya. Berkas dua tersangka ini yang besok akan diserahkan ke PN. Sedangkan dua tersangka lagi, MN, 18, asal Surabaya; dan MA, 18, santri asal Nganjuk, masih dalam proses.

Sementara itu, suasana di lingkungan PPTQ Al-Hanifiyyah tampak sepi kemarin siang. Pantauan kru Radar Kediri memperlihatkan hany ada sekitar sepuluh orang santri yang beraktivitas di pondok pesantren di Desa Kranding, Kecamatan Mojo itu.

Tampak aktivitas di ponpes  tersebut sudah berlangsung normal. Bahkan proses belajar juga terjadi seperti biasa. Tidak semua santri yang tinggal di gedung tersebut.

Sebagian lagi di dekat dalem pengasuh pondok, yakni Fatihunada, yang biasa dipanggil Gus Fatih. Jaraknya sekitar lebih kurang 100 meter.

“Ada sekitar tiga puluh santri,” ujar seorang santri.

Menurutnya, tak ada santri yang pulang setelah insiden penganiayaan Bintang Balqis Maulana, santri asal Kabupaten Banyuwangi.

Semua santri masih beraktivitas seperti biasa dan masih ngaos bersama Gus Fatih.

Sayang, Gus Fatih tidak bisa ditemui kemarin siang. Alasannya, sedang tidak berada di rumahnya. Meskipun sudah melapor ke pos penjagaan dan menunggu

Bahkan dari pukul 10.30 – 12.00 WIB, Gus Fatih tetap tidak terlihat. Saat dihubungi lewat ponselnya pun tidak menjawab. Pesan WhatsApp juga tidak mendapat respon. Padahal, nomor tersebut aktif dan tersambung saat dilakukan panggilan.(*)

Editor : Niklaas Andries
#Gus #ngaos #surabaya #kecamatan #pidana umum #Kejaksaan Negeri Kediri #bali #Pengadilan Negeri Kediri #nganjuk #Santri #Pidum #desa #tersangka #Radar Kediri #PPTQ Al Hanifiyyah #ponpes