Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 250 personel Polresta Banyuwangi dan polsek jajaran menjalani tes jasmani kali ini.
Mereka diuji dalam ketahanan dan kebugaran tubuh demi dapat mengoptimalkan kinerja dalam mengemban tugas negara.
Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nanang Haryono menyebut, ada dua kategori dalam tes kesamaptaan tersebut.
Kategori pertama, lari dalam kurun 12 menit.
”Para personel harus lari mengitari lapangan GOR Tawangalun Banyuwangi selama 12 menit. Ini untuk mengetahui ketahanan tubuh dan kecepatan para personel,” ujarnya.
Sedangkan kategori kedua, lanjut Nanang, ada pemeriksaan push up, sit up, dan shuttle run untuk personel laki-laki.
Sedangkan untuk perempuan hanya pull up atau chinning.
”Pemeriksaan ini juga untuk melihat kebugaran personel agar tidak mudah loyo dalam menjalankan tugas,” imbuhnya.
Nanang menyebut, tes semacam ini dilakukan secara rutin dan berkala.
Tujuannya agar para personel tetap menjaga ketahanan tubuh dan kebugaran.
”Daya tahan tubuh personel Polri memang harus kuat. Jika tubuh mereka bugar, maka mereka dapat menjalankan tugas dengan baik,” tuturnya.
Nanang menambahkan, pihaknya juga mengantisipasi adanya polisi yang memiliki perut buncit. Sebab, perut buncit membuat gerakan mereka menjadi lamban.
”Dengan mengantisipasi hal tersebut, tugas dan kinerja Polri dalam menegakkan hukum maupun tugas negara lainnya akan semakin maksimal,” pungkasnya. (rio/sgt/c1)
Editor : Niklaas Andries