RADARBANYUWANGI.ID - Steam secara rutin menyelenggarakan berbagai event dan festival diskon game sepanjang tahun.
Setelah menghadirkan Winter Sale dengan potongan harga besar, Steam kembali membuka awal tahun 2026 dengan event terbaru bertajuk Steam Detective Fest.
Sesuai namanya, Steam Detective Fest berfokus pada game bertema detektif, misteri, dan pemecahan teka-teki.
Pemain diajak berperan layaknya seorang penyelidik yang harus menganalisis petunjuk, mengambil keputusan, dan memecahkan kasus kompleks.
Event ini berlangsung mulai 12 Januari hingga 19 Januari 2026, dengan berbagai judul populer mendapatkan diskon signifikan di wilayah Indonesia.
5 Rekomendasi Game Diskon di Steam Detective Fest 2026
Berikut lima game pilihan yang mendapatkan potongan harga menarik selama Steam Detective Fest.
1. Detroit: Become Human
Game naratif interaktif ini meraih banyak ulasan positif berkat alur cerita mendalam dan sistem pilihan yang memengaruhi jalan cerita.
- Harga normal: Rp399.000
- Diskon: 80%
- Harga setelah diskon: Rp79.000
2. Blue Prince
Sebagai salah satu game indie peraih penghargaan Steam, Blue Prince menawarkan pengalaman puzzle yang unik dan artistik.
- Harga normal: Rp245.999
- Diskon: 34%
- Harga setelah diskon: Rp162.359
3. The Roottrees Are Dead
Game misteri dengan ulasan Overwhelmingly Positive ini menantang pemain menyusun potongan cerita yang kelam dan emosional.
- Harga normal: Rp165.999
- Diskon: 20%
- Harga setelah diskon: Rp132.799
4. No Case Should Remain Unsolved
Judul ini sempat meraih sejumlah penghargaan pada 2024 dan dikenal dengan pendekatan investigasi yang realistis.
- Harga normal: Rp65.000
- Diskon: 30%
- Harga setelah diskon: Rp45.500
5. Sherlock Holmes: Chapter One
Menghadirkan visual memukau, game ini mengombinasikan elemen investigasi detektif dengan aksi pertarungan yang intens.
- Harga normal: Rp499.999
- Diskon: 90%
- Harga setelah diskon: Rp49.999
Steam Detective Fest 2026 menjadi kesempatan ideal bagi pemain Indonesia untuk menikmati game misteri berkualitas dengan harga ramah di kantong.
Beberapa judul bahkan merupakan game peraih penghargaan, sehingga layak dipertimbangkan untuk menambah koleksi library Steam sebelum event berakhir.
Artikel ini ditulis oleh Akbar Maulana Ilman, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang.
Editor : Lugas Rumpakaadi