RADARBANYUWANGI.ID - Bagi masyarakat Jawa, weton bukan hanya hitungan hari lahir, melainkan juga cerminan karakter seseorang. Primbon Jawa menempatkan weton sebagai petunjuk watak, rezeki, jodoh, bahkan peruntungan hidup. Salah satu aspek menarik adalah tentang kesetiaan.
Kesetiaan dianggap pondasi utama dalam hubungan rumah tangga. Orang yang lahir pada weton tertentu dipercaya memiliki hati yang teguh, tidak mudah tergoda, dan selalu berusaha menjaga komitmen dengan pasangannya. Inilah alasan mengapa mereka disebut jarang sekali berselingkuh.
Berikut daftar 7 weton paling setia menurut primbon Jawa yang konon nyaris mustahil berpaling dalam urusan cinta.
1. Senin Pahing
Pemilik weton Senin Pahing dikenal berhati lembut namun tegas dalam prinsip. Dalam hubungan, mereka tidak suka main-main atau berpindah-pindah hati. Senin Pahing sangat menghargai kepercayaan, sehingga sekali berkomitmen, mereka akan menjaga cinta tersebut dengan penuh keseriusan.
Bahkan ketika ada godaan, Senin Pahing cenderung menghindar karena takut melukai hati pasangan. Mereka percaya bahwa sekali kepercayaan hilang, hubungan akan sulit diperbaiki.
2. Selasa Pon
Weton Selasa Pon digambarkan sebagai pribadi yang jujur, sederhana, dan punya rasa tanggung jawab tinggi. Dalam cinta, mereka tidak mudah jatuh hati sembarangan. Sekali menemukan pasangan yang cocok, Selasa Pon akan menjaga hubungan tersebut dengan sepenuh hati.
Mereka jarang berkhianat karena bagi Selasa Pon, kesetiaan adalah bentuk penghormatan terhadap dirinya sendiri dan pasangannya. Tidak heran jika orang dengan weton ini dipercaya punya pernikahan yang langgeng.
3. Rabu Kliwon
Orang yang lahir di Rabu Kliwon sering disebut tenang, tidak suka konflik, dan lebih suka menjaga keharmonisan. Dalam percintaan, mereka bukan tipe pencari sensasi. Rabu Kliwon cenderung fokus membangun rumah tangga yang stabil daripada mencari cinta baru di luar.
Kesetiaan mereka tercermin dari sikap sederhana. Mereka tidak mudah terpengaruh rayuan orang lain, justru lebih memilih memperbaiki hubungan daripada mencari pengganti.
4. Jumat Legi
Jumat Legi terkenal sebagai weton penuh aura positif dan religius. Mereka sering disebut punya energi spiritual yang kuat, sehingga dalam hidup lebih banyak memegang prinsip. Dalam asmara, Jumat Legi sangat menjaga kehormatan dirinya dan pasangannya.
Mereka percaya cinta adalah amanah. Itulah sebabnya Jumat Legi sangat jarang berkhianat. Jika mereka mencintai seseorang, maka kesetiaan akan diberikan seutuhnya, hingga kerap jadi pasangan idaman mertua.
5. Sabtu Wage
Pemilik weton Sabtu Wage dikenal sabar dan penuh ketenangan. Dalam hubungan, mereka mengutamakan pengertian dan toleransi. Sifat sabar inilah yang membuat Sabtu Wage jarang berselingkuh, sebab mereka lebih memilih berdialog daripada mencari pelarian.
Meski kadang diuji dengan masalah rumah tangga, Sabtu Wage tetap berusaha bertahan. Kesetiaan mereka bukan karena tidak ada pilihan, melainkan karena keyakinan bahwa cinta sejati butuh perjuangan.
6. Minggu Pon
Minggu Pon disebut sebagai pribadi dengan karakter kuat, setia pada prinsip, dan berjiwa pelindung. Mereka dikenal sangat menghargai pasangan serta berusaha membahagiakan orang yang mereka cintai.
Mereka jarang sekali berpaling, sebab merasa bahwa mengkhianati pasangan sama dengan mengkhianati diri sendiri. Sikap ini membuat Minggu Pon sering dipandang sebagai pasangan yang bisa diandalkan hingga tua.
7. Kamis Pahing
Weton Kamis Pahing digambarkan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Dalam hubungan asmara, mereka cenderung serius sejak awal. Sekali jatuh cinta, mereka akan memberikan segalanya untuk pasangannya.
Mereka juga punya karakter anti-main-main. Jika sudah berjanji, maka akan ditepati. Itulah sebabnya Kamis Pahing dipercaya termasuk weton paling setia dan nyaris mustahil berselingkuh.
Kesimpulan
Itulah tujuh weton yang dipercaya paling setia dalam hubungan asmara. Namun penting diingat, semua ini adalah bagian dari kepercayaan dan budaya Jawa yang sarat makna simbolis. Kesetiaan sejati tetap bergantung pada pilihan dan sikap setiap individu, bukan semata-mata hitungan weton.
Meski begitu, banyak orang tetap menjadikan primbon Jawa sebagai panduan untuk memahami karakter dan memilih pasangan yang tepat.
Editor : Agung Sedana