RADARBANYUWANGI.ID - Sebagai salah satu seri manga dengan durasi terpanjang, One Piece terus menorehkan momen-momen tak terlupakan.
Kerja keras dan kejeniusannya dalam merangkai plot membuat Eiichiro Oda berhasil menjadikan One Piece sebagai manga terlaris sepanjang masa.
Namun, di balik kehebatan Oda, tak jarang muncul keputusan-keputusan aneh yang justru memicu teori gila di kalangan penggemar.
Salah satu momen ikonik yang sejak awal menancap di hati para penggemar adalah pengorbanan Shanks untuk Luffy.
Di masa kecil Luffy, Shanks rela kehilangan lengan kirinya demi menyelamatkannya dari Penguasa Laut Dekat.
Momen emosional ini semakin mengharukan ketika Shanks memberikan Topi Jerami kesayangannya, simbol kepercayaan yang kelak menjadi identitas Luffy.
Namun, teori fans terbaru bikin segalanya terasa berbeda. Di One Piece Bab 1152, terungkap detail yang memaksa penggemar memandang ulang pengorbanan Shanks.
Dalam bab tersebut, Shanks terlihat duduk di pemandian air panas bersama Scopper Gaban.
Menariknya, di lengan kiri Shanks terlihat tanda Abyss, tanda misterius yang identik dengan Ksatria Suci dan para Dewa di dunia One Piece.
Menurut spekulasi, tanda Abyss ini mustahil dihapus dengan cara biasa karena ditanam melalui prosedur khusus, bahkan Imu selaku penguasa dunia bisa saja menyiapkan langkah pencegahan agar pemilik tanda tak bisa lepas.
Dugaan pun menguat. Shanks sengaja membiarkan lengannya dimakan Penguasa Laut Dekat demi menyingkirkan tanda terkutuk tersebut.
Alih-alih menghabisi monster itu sejak awal, Shanks memilih kehilangan lengan demi memutus keterikatan dengan Imu, para Naga Langit, dan Marijoa.
Setelah itu, barulah Shanks menunjukkan kekuatan Haki-nya untuk menyingkirkan ancaman tersebut.
Pertemuan Shanks dengan Shirohige juga terasa makin misterius. Saat Shirohige bertanya soal lengan yang hilang, Shanks hanya menjawab bahwa ia bertaruh pada era berikutnya.
Tapi jawaban ini terasa ganjil, apalagi kalau benar lengan itu sengaja ‘dikorbankan’ untuk melepas tanda Abyss.
Kehadiran tanda Abyss di tubuh Shanks juga menambah teka-teki lain, benarkah Shanks benar-benar mendukung Luffy menjadi Raja Bajak Laut?
Ataukah ia menunggu momen tepat untuk mengambil One Piece untuk dirinya sendiri?
Teori liar ini sukses memecah belah pendapat penggemar di seluruh dunia.
Sebagian percaya Shanks tetap sosok mentor dan pelindung Luffy. Sebagian lain menuduhnya menyimpan ambisi tersembunyi, bahkan siap ‘mengkhianati’ era baru demi kepentingan pribadinya.
Tentu saja, jawabannya masih misteri sampai Oda membeberkan kebenarannya.
Editor : Agung Sedana