Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Berstatus Dewa yang Jatuh, Shanks Adalah Anak Takdir! Perang Terakhir One Piece Makin Jelas

Agung Sedana • Jumat, 27 Juni 2025 | 22:17 WIB
Bukan Luffy, anak dalam ramalan takdir One Piece ternyata Shanks!
Bukan Luffy, anak dalam ramalan takdir One Piece ternyata Shanks!

RADARBANYUWANGI.ID – Di tengah gegap gempita arc Elbaf, nama Shanks kembali mencuat ke permukaan. Meski tak tampil langsung dalam banyak adegan, Eiichiro Oda secara perlahan tapi pasti membangun aura misterius karakter ini.

Dan puncaknya terjadi dalam One Piece chapter 1152: Shanks akhirnya disebut sebagai Anak Takdir.

Istilah ini tentu mengundang rasa penasaran. Apa maksud Oda? Kenapa gelar ini diberikan kepada sosok yang selama ini dikenal pendiam dan penuh rahasia?

Shanks dan Takdir Besar Dunia

Dalam kilas balik 14 tahun lalu, Shanks terlihat mandi bersama Scopper Gaban yang merupakan mantan kru legendaris Roger Pirates.

Di momen itulah, Gaban menyebut Shanks sebagai Anak Takdir. Bukan tanpa alasan, karena sejak muda, Shanks sudah dianggap memiliki peran penting dalam perjalanan dunia.

Roger sendiri, sang Raja Bajak Laut, tampaknya menyadari hal ini jauh sebelum Shanks memutuskan langkahnya sendiri.

Sejak awal, Shanks telah menyelamatkan buah Nika dari tangan Pemerintah Dunia dan mengarahkannya secara tidak langsung kepada Luffy.

Tanpa Shanks, tidak akan ada Luffy yang memakan Buah Gomu Gomu.

Tanpa Shanks pula, Nika tidak akan bangkit kembali, dan harapan dunia untuk melawan kekuatan jahat mungkin telah sirna.

Simfoni Takdir dan Kode Rahasia Oda

Tak hanya melalui dialog, Oda juga menyampaikan pesan secara simbolik. Dalam adegan Shanks minum sake bersama Ben Beckman, tampak botol bertuliskan “No.5, 67”

Ini sebuah kode halus yang merujuk pada Symphony No.5 Op.67 karya Beethoven, yang dikenal dengan julukan "Symphony of Destiny".

Referensi ini bukan kebetulan. Oda ingin menekankan bahwa takdir Shanks bukan hanya menjadi penonton, tapi menjadi pemicu perubahan terbesar dalam sejarah One Piece.

Baca Juga: Haki Baru Zoro, Soul Cutting Haki! Kekuatan Baru yang Bisa Membelah Jiwa Musuh di One Piece

Shanks akan memimpin perang terakhir. Tak lagi di balik layar, ia akan berhadapan langsung dengan Celestial Dragons yang kabarnya masih memiliki hubungan erat dengan masa lalunya.

Ia adalah dewa yang jatuh, tapi bukan untuk meraih kejayaan, melainkan demi kebebasan orang-orang yang ia sayangi.

Shanks tidak mengejar takhta. Ia tidak tergoda kekuasaan. Yang ia perjuangkan adalah dunia yang damai. Dan untuk itu, ia percaya pada satu nama, Nika.

Peran Shanks di saga terakhir One Piece bisa jadi akan mengejutkan banyak penggemar.

Tapi satu hal pasti, ia adalah bagian dari takdir besar yang akan mengubah wajah dunia.

Chapter 1153 One Piece akan rilis pada Minggu, 29 Juni 2025, dan tersedia secara gratis di platform resmi seperti Manga Plus dan Shonen Jump. Untuk pembaca di Jepang, chapter ini akan tayang lebih dulu pada Senin pukul 12.00 JST.

Editor : Agung Sedana
#Spoiler #one piece #chapter 1152 #shanks