Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Cerita Tuyul di Pasar Subuh Sumberwadung, Uang Kerap Hilang Misterius

Agung Sedana • Selasa, 10 Juni 2025 | 09:20 WIB
Cerita tuyul di pasar Subuh Sumberwadung, Banyuwangi.
Cerita tuyul di pasar Subuh Sumberwadung, Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang waktu subuh, sekitar pukul 02.30 WIB, jalanan di sekitar Stasiun Sumberwadung, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, mulai dipadati aktivitas masyarakat.

Inilah Pasar Subuh Sumberwadung, sebuah pasar tradisional yang tumbuh organik, tanpa atap permanen, namun menjadi denyut ekonomi pagi hari bagi warga sekitar.

Keramaian mencapai puncaknya usai azan subuh berkumandang. Ratusan orang tumpah ruah di jalanan, saling bertransaksi, saling menawar, dan saling berbagi cerita di antara embun yang masih turun pelan.

Namun di balik riuhnya suasana pasar, ada cerita lama yang terus hidup dan dipercayai banyak orang. Mitos tentang tuyul.

Konon, Pasar Subuh Sumberwadung bukan hanya tempat bertemunya pembeli dan pedagang, tapi juga arena berkeliarannya makhluk mitos paling doyan duit.

Cerita ini telah lama diketahui warga setempat, hingga menjadi bagian dari budaya lisan masyarakat.

Banyak pedagang dan pembeli mengaku kehilangan uang secara misterius, tanpa penjelasan logis.

Salah satunya dialami Khusnul, warga setempat yang mengaku pernah kehilangan uang saat membeli seporsi bubur seharga Rp6.000.

Saat itu, dia mengeluarkan pecahan Rp5.000 dan dua koin Rp500, lalu meletakkannya di meja penjual sambil berkata, "Ini uangnya Bu, enam ribu ya."

Namun yang terjadi berikutnya sungguh membingungkan. Hanya dalam hitungan detik, uang yang semula berjumlah Rp6.000 mendadak hanya tersisa Rp1.000.

Pecahan Rp5.000-nya hilang tanpa jejak. Padahal meja bersih, tak ada angin, dan keduanya melihat uang itu dengan jelas.

Bukan hanya pembeli. Farida, salah satu pedagang pasar, juga mengalami hal serupa. Ia beberapa kali mendapati uang dagangannya berkurang secara tak masuk akal, padahal disimpan rapi dalam kotak uang.

Baca Juga: Ladang Tak Bertuan : Pendaki yang Dipanggil - Kisah Horor Gunung Raung Episode 1

Meski jumlah yang hilang tidak besar, kejadian ini cukup sering terjadi di pasar tersebut. Tidak hanya sekali dua kali, berkali-kali.

Lambat laun orang-orang mulai berspekulasi bahwa ada sesuatu yang tak kasatmata sedang bermain.

Karena itulah, pembeli di pasar ini punya kebiasaan unik yakni tidak membawa uang pas.

Mereka lebih memilih membawa uang lebih agar jika terjadi kehilangan mendadak, mereka masih bisa menyelesaikan transaksi tanpa harus pulang dengan tangan kosong.

Disclaimer: Cerita dalam artikel ini bersumber dari pengalaman warga dan kisah masyarakat setempat. Mitos tentang tuyul bersifat subjektif, tidak didasarkan pada bukti ilmiah atau fakta empiris. Pembaca diimbau untuk menyikapi informasi ini secara bijak, sebagai bagian dari warisan budaya lokal dan cerita rakyat yang hidup di tengah masyarakat.

Editor : Agung Sedana
#tuyul #sumberwadung #Pasar Subuh #banyuwangi