RADARBANYUWANGI.ID - Ini kabar gembira bagi pencinta musik dangdut Banyuwangi. R. Husin Albana Jumat malam (23/5) bikin kejutan.
Pencipta lagu dari Banyuwangi itu mengguncang dunia dangdut, Husin yang kelahiran Genteng itu berhasil meraih juara 1 Lomba Cipta Lagu Dangdut (LCLD) untuk kategori percintaan dengan judul lagu “Mutiara Retak”.
Husin juga dinobatkan sebagai juara 3 untuk kategori politik dan kebangsaan berjudul ”Satu Kenyang Sejuta Kelaparan”.
LCLD yang diinisiasi oleh Raja Dangdut Rhoma Irama tersebut dilaksanakan oleh Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI).
Kompetisi tahunan ini membuka kategori tema yang beragam, mulai dari percintaan, politik dan kebangsaan, sosial budaya, hingga religi.
Husin pun mengirim empat judul lagu untuk semua tema. Yang menarik, kategori percintaan pendaftarnya mencapai 300 peserta.
Setelah dinilai oleh para pakar dangdut seperti Rita Sugiarto, Mansur S, Caca Andika, dan Adibal, akhirnya mengerucut 20 peserta. Hebatnya, dua karya Husin lolos, yaitu lagu berjudul ”Mutiara Retak” dan ”Satu Kenyang Sejuta Kelaparan”.
Setelah melalui penilaian yang cukup ketat, dua lagu tersebut lolos tiga besar. Untuk menentukan juara 1, 2, dan tiga, jurinya langsung Bang Haji Rhoma Irama.
Pengumuman pemenang dilaksanakan di studio TVRI Jakarta Jumat malam (23/5). Sekadar diketahui, Husin cukup lama menekuni lagu-lagu dangdut.
Karyanya sudah mendunia dan lagu ciptaanya banyak dinyanyikan oleh artis-artis dangdut papan atas tanah air. Lagu berjudul ”Teman Mesra” sempat booming di kalangan pencinta musik dangdut.
”Saya tidak menyangka bisa juara. Syukur alhamdulillah kami akhirnya bisa juara satu dengan judul lagu Mutiara Retak. Saya ucapkan terima kasih kepada DPP dan DPC PAMDI seluruh Indonesia,” katanya.
“Terima kasih kepada Pak Haji Rhoma Irama sang inisiator dan revolosioner dangdut yang selama ini memberikan inspirasi bagi para pencipta lagu. LCLD bagi kami adalah episentrum, rumah besar atau barometer untuk para pencipta lagu, sekaligus bagi komposer, aranger,’’ imbuh Husin saat dihubungi tadi malam.
Husin minta lagu dangdut terus digalakkan dalam rangka menghasilkan generasi-generasi emas dan karya-karya cipta berkualitas.
”Selama dangdut ini menggema, LCLD tetap ada. Hidup dangdut,’’ kata Husin yang mengaku mengirim empat lagu ciptaanya dalam LCLD. (aif)
Editor : Ali Sodiqin