Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Cuma Pakai Minyak Goreng, Begini Cara Bermain Kapal Otok-Otok yang Legendaris Itu

Ali Sodiqin • Minggu, 27 April 2025 | 03:00 WIB
Ilustrasi kapal otok-otok. (Tangkapan Layar Facebook/Suwito Wito)
Ilustrasi kapal otok-otok. (Tangkapan Layar Facebook/Suwito Wito)

RADARBANYUWANGI.ID – Permainan kapal otok-otok merupakan salah satu mainan legendaris yang mengisi masa kecil banyak anak di Indonesia.

Kapal yang terbuat dari kaleng ini menggunakan minyak dan kapas sebagai bahan bakar, yang diubah menjadi tenaga uap untuk menggerakkan kapal di atas air.

Anjar Ardhityo, seorang warga Budegan II RT 06/11, Piyaman, Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki kenangan indah saat bermain kapal otok-otok.

Dia ingat betul bagaimana dia bisa duduk berjam-jam di depan baskom berisi air, sampai-sampai lupa makan.

"Bunyi otok-otok muncul saat kapal itu melaju di atas air dalam baskom," kenangnya, seperti dilansir dari Radar Jogja.

Anjar menceritakan bahwa mainan tersebut dibeli oleh orang tuanya di depan Pasar Tradisional Argosari Wonosari.

Dia menganggap kapal otok-otok yang terbuat dari kaleng dengan penggerak sumbu kapas yang terendam minyak goreng dan dibakar di ujungnya sangat unik.

"Bahan mainan tidak gampang rusak, dan kita bisa berimajinasi. Membayangkan sedang berlayar di lautan lepas," ujarnya.

Saking asyiknya bermain, Anjar mengaku sering kali lupa untuk makan. Ibunya bahkan harus teriak-teriak mengingatkan Anjar kecil agar segera membuka mulut sebelum kembali menahkodai kapalnya.

"Sekarang masih ada penjualnya, tapi jarang-jarang. Kalau dulu gampang cari penjual kapal otok-otok," ucapnya.

Anjar, yang merupakan mantan pemain kapal otok-otok, juga mengenang saat-saat ketika dia berlayar. Selain berperan sebagai nahkoda, dia juga berfungsi sebagai teknisi.

Baca Juga: Siapkan Kru Kapal yang Tangguh, ABK Kapal Umbul Umbul Blambangan Dilatih Mirip Pasukan Khusus

Alumnus SD Dominikus Wonosari ini mempelajari cara kerja kapal otok-otok agar tidak terjadi masalah saat berlayar.

"Saya jadi tahu fungsi minyak goreng di kapal otok-otok," bebernya.

Dia menjelaskan cara kerja kapal otok-otok. Pertama, siapkan baskom berisi air sebagai tempat bagi kapal untuk bergerak.

"Siapkan kapal otok-otok, dan perhatikan bahwa kapal otok-otok memiliki dua bagian pada badan kapal," ucapnya.

Pada bagian pipa, masukkan sedikit air, dan pada bagian pembakar, masukkan kapas yang telah dibasahi dengan minyak sayur.

Setelah itu, nyalakan kapas pada bagian pembakar tersebut dengan api dan masukkan kembali ke bagian kapal.

"Selanjutnya, kapal otok-otok mulai bergerak jika bagian pembakar kapal sudah cukup panas," ujarnya.

Kisah Anjar Ardhityo menggambarkan betapa kapal otok-otok bukan hanya sekadar mainan, tetapi juga bagian dari kenangan masa kecil yang penuh imajinasi dan pembelajaran.

Meskipun keberadaannya semakin langka, permainan ini tetap menyimpan nilai edukasi dan nostalgia bagi banyak orang. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#masa kecil #legendaris #mainan #kenangan #Kapal Otok-otok