Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Daur Ulang Sampah Jadi Bahan Fashion, Diberi Warna Merah-Putih

Edy Supriyono • Sabtu, 13 Agustus 2022 | 18:08 WIB
MAKAN NASI BUNGKUS: Rayyandra, Quinbi, dan Mikila selamat dari kebakaran kapal. Ketiganya ikut dievakuasi KRI RE Martadinata. (FREDY RIZKI/RaBa)
MAKAN NASI BUNGKUS: Rayyandra, Quinbi, dan Mikila selamat dari kebakaran kapal. Ketiganya ikut dievakuasi KRI RE Martadinata. (FREDY RIZKI/RaBa)
PANJI, Jawa Pos Radar Situbondo - Rini Yuliastutik, warga Dam Pintu Lima, Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Panji, Situbondo, punya cara khusus untuk menyambut kemerdekaan RI.  Pegiat lingkungan peduli sampah plastik ini membuat gaun dari hasil daur ulang sampah berwarna merah putih.

Rini Yuliastutik mengatakan perayaan HUT Kemerdekaan akan dilakukan di Kantor Kelurahan Ardirejo. Dalam momen tersebut, dirinya akan menunjukkan pada masyarakat jika sampah juga bisa berguna kalau sudah didaur ulang.

Melalui karyanya , perempuan 43 tahun itu, ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat agar peduli  terhadap lingkungan. Caranya dengan tidak membuang sampah plastik sembarangan. Setidaknya warga juga bisa menilai bahwa sampah bermanfaat.  Dengan begitu, masyarakat secara tak langsung telah ikut berperang. Meski tidak melawan penjajah. Setidaknya berperang melawan sampah plastik. “Kita sudah tidak ikut berperang melawan penjajah. Tugas kita hari ini menjaga dan merawat lingkungan. Kita perangi sampah bersama-sama,”  imbuhnya.

Rini mulai merintis Bank Sampah Jaya Pintu Lima sejak 2011. Dia sudah lama ingin mengelola sampah plastik menjadi berbagai kerajinan tangan dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.  Dengan begitu, bukan hanya lingkungan yang  terbebas dari sampah, tetapi sampah bisa menjadi penghasilan setiap hari. “Saya mendirikan bank sampah untuk mengendalikan sampah plastik. Sampah itu bisa jadi berkah bukan masalah. Yang terpenting kita  tahu cara mengelolanya,” pungkas Rini. (hum/pri) Editor : Muhammad Khoirul Rizal
#daur ulang #fashion #Sampah