Setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci, ribuan jemaah haji asal Banyuwangi akhirnya mulai kembali ke kampung halaman. Di tengah rasa haru dan syukur, kepulangan tahun ini juga diwarnai catatan duka: lima jemaah wafat di Arab Saudi, sementara 1.308 lainnya tiba dengan selamat dan bersiap disambut keluarga di Banyuwangi.
RADARBANYUWANGI.ID - Ribuan jemaah haji asal Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 71, 82, 83, 84, dan 85 mulai kembali ke tanah air setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Proses kedatangan berlangsung bertahap di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, sebelum para jemaah menjalani serangkaian pemeriksaan dan prosesi penerimaan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
Ketua Kloter 83, Lukman Hakim, melaporkan bahwa sebanyak 378 jemaah yang dipimpinnya tiba dengan selamat menggunakan penerbangan Saudi Airlines SV 5312 yang mendarat pada pukul 04.15 WIB.
“Usai proses kedatangan di bandara, jamaah langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Surabaya untuk mengikuti prosesi penyambutan sebelum melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi,” ujarnya.
Berdasarkan data panitia, pemulangan jemaah dimulai dari Kloter 71 yang tiba pada 19 Juni malam dengan delapan jemaah. Disusul Kloter 82, 83, dan 84 yang masing-masing membawa 376 jemaah pada 23 Juni, serta Kloter 85 dengan 178 jemaah.
Untuk memastikan kelancaran arus pemulangan, panitia menyiapkan 32 unit bus, lima ambulans, serta empat truk khusus pengangkut koper. Rombongan kemudian diberangkatkan menuju Banyuwangi melalui dua jalur utama, yakni via Jember dan Situbondo.
Total jemaah haji Banyuwangi tahun ini tercatat sebanyak 1.312 orang. Namun, lima jemaah dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah di Tanah Suci, sehingga total kepulangan menjadi 1.308 orang.
Meski perjalanan panjang baru saja ditempuh, suasana di Asrama Haji Embarkasi Surabaya dipenuhi rasa syukur dan haru. Para jemaah tampak lega telah menuntaskan rukun Islam kelima dan kembali ke tanah air dalam kondisi relatif sehat.
“Meski baru menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi, para jamaah terlihat bersyukur dan bahagia,” kata Lukman.
Untuk memudahkan proses penjemputan, panitia menyiapkan dua titik kedatangan di Banyuwangi, yakni di Masjid Ahmad Dahlan (KBIHU Khoiru Ummah) dan KBIHU Darussalam Blokagung.
Lukman berharap kepulangan para jemaah menjadi awal perubahan spiritual yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari setelah berhaji. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin