Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

997 Jemaah Haji Situbondo Pulang Pekan Depan, Ini Lokasi Penjemputannya

Ali Sodiqin • Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Kepala Kantor Haji dan Umrah Kemenhaj Situbondo, Rif
Kepala Kantor Haji dan Umrah Kemenhaj Situbondo, Rif'an Junaidi. (Ahmad Rifa'ie/Radar Situbondo)

RADARBANYUWANGI.ID – Kabar gembira mulai dinantikan ribuan keluarga jemaah haji asal Kabupaten Situbondo. Setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci, sebanyak 997 jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada akhir Juni 2026. Untuk memastikan proses kepulangan berjalan tertib dan lancar, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Situbondo telah menetapkan sejumlah titik penjemputan bagi keluarga jemaah.

Penetapan lokasi penjemputan dilakukan untuk memudahkan proses pertemuan antara jemaah dengan keluarga setelah menunaikan ibadah haji sekaligus menghindari penumpukan massa di satu lokasi.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo, Rif'an Junaidi, mengatakan keluarga dapat menjemput jemaah melalui kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIH/KBIHU) masing-masing. Sementara bagi jemaah yang tidak tergabung dalam KBIH, penjemputan dapat dilakukan di Kantor Pemerintah Kabupaten Situbondo.

“Jemaah haji bisa dijemput di masing-masing KBIH/KBIHU. Bagi yang tidak memiliki KBIH, maka bisa dijemput di Kantor Pemkab Situbondo,” kata Rif'an.

Masih Berada di Madinah

Saat ini seluruh jemaah haji asal Situbondo masih berada di Kota Madinah untuk menyelesaikan rangkaian ibadah dan persiapan kepulangan ke tanah air.

Menurut Rif'an, jemaah akan mulai diterbangkan dari Arab Saudi menuju Indonesia pada 23 Juni 2026 dan diperkirakan tiba pada 24 Juni 2026.

“Saat ini jemaah haji Situbondo sudah berada di Madinah dan pada 23 Juni 2026 akan diterbangkan ke Indonesia serta diperkirakan tiba pada 24 Juni 2026,” ujarnya.

Jemaah haji Situbondo musim haji 2026 terbagi dalam enam kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 75, 87, 88, 89, 90, dan 91.

Khusus Kloter 75 yang bergabung dengan jemaah asal Kabupaten Pamekasan dijadwalkan tiba lebih awal dibandingkan kloter lainnya.

“Kloter 87 hingga 91 dijadwalkan tiba di Asrama Haji Surabaya pada 24 Juni 2026. Sedangkan Kloter 75 akan datang lebih awal pada 21 Juni 2026 karena tergabung dengan jemaah asal Kabupaten Pamekasan,” ungkap Rif'an.

Tiga Jemaah Wafat di Tanah Suci

Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Situbondo memberangkatkan sebanyak 1.000 jemaah haji. Namun, tiga orang di antaranya meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dengan demikian, jumlah jemaah yang akan kembali ke Kabupaten Situbondo sebanyak 997 orang.

Jemaah pertama yang meninggal dunia adalah H. Fathor Rahman, warga Dusun Kampung Pesisir, Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan. Almarhum tergabung dalam Kloter 89 dan dilaporkan wafat di hotel tempat menginap pada 29 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 waktu Arab Saudi.

Jemaah kedua yang meninggal dunia adalah Hj. Almi Massuya (85), warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus. Menurut Rif'an, almarhumah meninggal dunia pada 1 Juni 2026 karena faktor usia.

Sementara jemaah ketiga yang meninggal dunia adalah Hj. Septian Sovi Wulandari (33), anggota Kloter 88. Almarhumah dilaporkan wafat di kamar hotel pada 3 Juni 2026.

“Jemaah ketiga yang meninggal dunia adalah Hj. Septian Sovi Wulandari, anggota Kloter 88. Almarhumah diketahui meninggal dunia di kamar hotel pada 3 Juni 2026 tanpa didahului keluhan kesehatan,” jelasnya.

Pemkab Siapkan Tiga Lokasi Pemulangan

Pemerintah Kabupaten Situbondo juga telah menyiapkan skema pemulangan jemaah dari Surabaya menuju daerah asal masing-masing.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Situbondo, Iwan Subhakti, mengatakan terdapat tiga titik utama yang disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung proses pemulangan.

“Pemkab Situbondo memfasilitasi pemulangan jemaah haji di tiga lokasi, yakni Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Hotel Utama Raya di Kecamatan Besuki, dan Kantor Pemkab Situbondo,” katanya.

Menurut Iwan, keluarga jemaah dapat memilih lokasi penjemputan sesuai pengaturan yang telah ditetapkan melalui KBIH/KBIHU masing-masing maupun titik yang telah disediakan pemerintah daerah.

Momen yang Dinanti Keluarga

Kepulangan jemaah haji selalu menjadi momen emosional bagi keluarga. Setelah lebih dari satu bulan menjalankan ibadah di Tanah Suci, para jemaah akan kembali berkumpul dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman.

Karena itu, Kemenhaj Situbondo mengimbau keluarga untuk mengikuti informasi resmi terkait jadwal kedatangan dan lokasi penjemputan agar proses pemulangan berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah.

Dengan telah ditetapkannya titik penjemputan serta jadwal kepulangan setiap kloter, ribuan keluarga jemaah haji Situbondo kini tinggal menghitung hari untuk menyambut kepulangan orang-orang tercinta dari perjalanan spiritual di Tanah Suci. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Pemulangan haji #KBIH Situbondo #haji situbondo #jemaah haji #kloter haji