Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jemaah Haji Banyuwangi Kembali Meninggal di Makkah, Total Lima Orang Wafat di Tanah Suci

Syaifuddin Mahmud • Rabu, 10 Juni 2026 | 06:00 WIB
Duka di Tanah Suci, Khusnudin Asal Genteng Meninggal Saat Dirawat di Makkah. (Ebta Adharisandi for Radar Banyuwangi)
Duka di Tanah Suci, Khusnudin Asal Genteng Meninggal Saat Dirawat di Makkah. (Ebta Adharisandi for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Banyuwangi dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Makkah, Arab Saudi. Dengan wafatnya jemaah tersebut, jumlah jemaah haji asal Banyuwangi yang meninggal selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini bertambah menjadi lima orang.

Jemaah yang wafat adalah Khusnudin, 86, warga Kecamatan Genteng yang tergabung dalam SUB 82 Rombongan 1. Almarhum mengembuskan napas terakhir pada Selasa (10/6) pukul 05.23 waktu setempat di Rumah Sakit King Faisal, Makkah.

Berdasarkan informasi yang diterima petugas haji, Khusnudin sebelumnya menjalani perawatan medis setelah mengalami gangguan pernapasan berupa sesak napas. Kondisinya terus dipantau oleh tim kesehatan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kepergian jemaah lanjut usia tersebut menambah daftar duka yang menyelimuti rombongan haji Banyuwangi selama musim haji tahun ini. Di tengah padatnya rangkaian ibadah pasca-puncak haji, kabar wafatnya Khusnudin langsung menyebar di kalangan jemaah dan petugas pendamping.

Petugas Haji Daerah Banyuwangi Kloter 82, Ebta Adharisandi, turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum. Ia mengajak seluruh jemaah maupun masyarakat di tanah air untuk mendoakan Khusnudin agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa-dosanya, dan menganugerahkan husnul khatimah,” ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun, almarhum dikenal memiliki semangat tinggi dalam menjalankan rangkaian ibadah haji meskipun usianya telah mencapai 86 tahun. Hingga akhir hayatnya, ia tetap berupaya mengikuti seluruh tahapan ibadah sesuai kemampuan fisiknya.

Sesuai ketentuan penyelenggaraan ibadah haji, proses pemakaman dilakukan di Tanah Suci. Seluruh petugas dan jemaah asal Banyuwangi turut mendoakan almarhum serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan di kampung halaman.

Lima Jemaah Banyuwangi Wafat Selama Musim Haji

Wafatnya Khusnudin menambah jumlah jemaah haji asal Banyuwangi yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini menjadi lima orang.

Sebelumnya, Patonah, 71, warga Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar yang tergabung dalam Kloter 82, meninggal dunia pada 31 Mei lalu.

Kabar duka berikutnya datang dari Bilal, 85, warga Desa Benculuk, Kecamatan Cluring, anggota Kloter 83 yang meninggal dunia pada 3 Juni.

Selanjutnya, Soejadi bin Mertokadiyo, 85, warga Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 84, meninggal dunia pada 5 Juni.

Kemudian Syuwandi Saji, 78, warga Dusun Malar, Desa Macan Putih, Kecamatan Kabat, wafat pada Minggu dini hari (8/6) setelah menjalani perawatan intensif di King Faisal Hospital, Arab Saudi.

Bertambahnya jumlah jemaah yang meninggal dunia menjadi perhatian petugas haji, terutama karena sebagian besar merupakan jemaah lanjut usia yang memiliki risiko kesehatan lebih tinggi selama menjalani ibadah di tengah cuaca ekstrem dan aktivitas fisik yang padat.

Meski demikian, pelaksanaan ibadah haji bagi ribuan jemaah asal Banyuwangi secara umum berlangsung lancar. Petugas terus melakukan pendampingan kesehatan dan pemantauan kondisi jemaah, khususnya kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta, agar dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dengan aman hingga kembali ke tanah air. (aif)

Editor : Ali Sodiqin
#King Faisal #Haji 2026 #haji banyuwangi #jemaah haji #makkah