Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tak Lagi Dikejar Jadwal, Jemaah Banyuwangi Isi Hari dengan Cara Ini

M Ksatria Raya • Senin, 8 Juni 2026 | 00:00 WIB
Jemaah haji Banyuwangi memanfaatkan waktu jelang ke Madinah dengan city tour dan ziarah ke lokasi bersejarah Islam di Kota Makkah. (Rijal Fahmi for Radar Banyuwangi)
Jemaah haji Banyuwangi memanfaatkan waktu jelang ke Madinah dengan city tour dan ziarah ke lokasi bersejarah Islam di Kota Makkah. (Rijal Fahmi for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Setelah menuntaskan fase paling berat dalam rangkaian ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jemaah haji asal Banyuwangi kini memasuki suasana yang jauh lebih tenang. Tidak lagi diburu agenda terpusat, para jemaah memanfaatkan hari-hari terakhir di Makkah untuk beribadah, memulihkan kondisi fisik, hingga mempersiapkan diri menjalani tawaf wada' sebelum bertolak ke Madinah.

Masa jeda pasca-Armuzna menjadi momen penting bagi jemaah untuk mengembalikan stamina setelah menjalani rangkaian ibadah yang menguras tenaga dan emosi selama puncak haji.

Ketua Kloter 82, Rijal Fahmi, mengatakan bahwa sejak kemarin para jemaah sudah tidak memiliki agenda resmi yang dijadwalkan penyelenggara haji. Karena itu, seluruh aktivitas dilakukan secara mandiri sesuai kondisi kesehatan dan kebutuhan masing-masing.

“Untuk hari ini (kemarin) para jemaah melaksanakan kegiatan mandiri,” ujarnya.

Ada yang Umrah Sunah, Ada yang Memilih Istirahat

Menurut Rijal, pilihan aktivitas jemaah cukup beragam. Sebagian memanfaatkan kesempatan untuk kembali melaksanakan umrah sunah. Sebagian lainnya mengikuti kegiatan city tour ke sejumlah lokasi bersejarah di sekitar Kota Makkah.

Namun, mayoritas jemaah memilih tetap berada di hotel untuk beristirahat dan memulihkan kondisi fisik yang menurun setelah menjalani puncak ibadah haji.

“Ada yang melaksanakan umrah sunah, ada yang city tour, dan sebagian besar berada di hotel untuk pemulihan fisik pasca Armuzna,” katanya.

Pilihan tersebut dinilai wajar mengingat banyak jemaah, terutama lanjut usia, membutuhkan waktu pemulihan setelah menjalani perjalanan panjang dan aktivitas padat selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Bersiap Menjalani Tawaf Wada'

Sebelum meninggalkan Makkah, seluruh jemaah masih harus menjalani satu rangkaian penting, yakni tawaf wada' atau tawaf perpisahan.

Tawaf ini menjadi penutup ibadah haji sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada Baitullah sebelum jemaah melanjutkan perjalanan menuju Madinah.

Menurut Rijal, pelaksanaan tawaf wada' akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing jemaah.

“Nanti sebelum meninggalkan Makkah akan ada tawaf wada'. Jemaah yang sehat bisa melaksanakan sendiri, tetapi untuk jemaah yang menggunakan kursi roda maupun yang sedang sakit akan dikoordinasikan agar bisa melaksanakan bersama-sama,” jelasnya.

Koordinasi tersebut dilakukan agar seluruh jemaah tetap dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman sesuai kemampuan masing-masing.

Menunggu Jadwal Resmi ke Madinah

Meski masa tinggal di Makkah hampir berakhir, hingga saat ini pihak kloter belum menerima informasi resmi terkait jadwal keberangkatan menuju Madinah.

Namun berdasarkan perkiraan yang dihitung pihak kloter, perpindahan jemaah kemungkinan akan dilakukan sekitar 13 Juni mendatang.

“Sampai sekarang belum ada informasi resmi kapan akan bergeser ke Madinah. Namun dari perhitungan kami, kemungkinan sekitar 13 Juni,” ungkap Rijal.

Selama menunggu kepastian jadwal tersebut, jemaah terus memanfaatkan waktu untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, berdoa, membaca Al-Qur'an, serta menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima.

Fase Tenang Setelah Puncak Haji

Secara umum, kondisi jemaah haji Banyuwangi pasca-Armuzna terpantau baik. Masa transisi sebelum berangkat ke Madinah menjadi fase yang relatif lebih tenang dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Bagi para jemaah, momen ini bukan sekadar waktu istirahat. Di tengah suasana spiritual Kota Makkah, mereka berusaha memaksimalkan kesempatan terakhir untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebelum meninggalkan kota suci yang menjadi pusat pelaksanaan ibadah haji.

Setelah melewati puncak haji yang penuh perjuangan, kini para tamu Allah asal Banyuwangi bersiap menapaki fase berikutnya: menyempurnakan perjalanan spiritual menuju Madinah, kota yang menjadi saksi perjuangan Rasulullah SAW dalam membangun peradaban Islam. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#madinah #Armuzna #Haji 2026 #jemaah haji banyuwangi #tawaf wada