Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Camat Muncar Jenguk Suami Jamaah Haji Hj Patonah yang Dirawat di RS Mina Al Wadi, Beri Dukungan Moril di Tanah Suci

Sidrotul Muntoha • Minggu, 31 Mei 2026 | 06:21 WIB
Camat Muncar Akhmad Kholid Askandar menjenguk suami jamaah haji asal Banyuwangi, Hj Patonah, yang tengah dirawat di RS Mina Al Wadi, Makkah. (Istimewa)
Camat Muncar Akhmad Kholid Askandar menjenguk suami jamaah haji asal Banyuwangi, Hj Patonah, yang tengah dirawat di RS Mina Al Wadi, Makkah. (Istimewa)

RADARBANYUWANGI.ID - Kepedulian antarsesama jamaah haji asal Banyuwangi terus terlihat di tengah padatnya rangkaian ibadah di Tanah Suci. Camat Muncar, H. Akhmad Kholid Askandar, menyempatkan diri mengunjungi keluarga jamaah yang tengah menghadapi ujian kesehatan saat menunaikan ibadah haji.

Kholid yang juga bertugas sebagai Ketua Rombongan 7 KBIHU Sabilillah Kloter 85 tersebut mendatangi suami jamaah lansia asal Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Hj Patonah, 71. Saat ini, Hj Patonah masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mina Al Wadi, Makkah, setelah kondisi kesehatannya menurun selama pelaksanaan ibadah haji.

Dalam kunjungan tersebut, Kholid bertemu langsung dengan suami Hj Patonah, H. Jikon, yang menempati kamar 407 di hotel jamaah di Makkah. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh haru, mengingat keluarga tersebut sedang menghadapi situasi yang tidak mudah di tengah pelaksanaan ibadah haji.

Kholid mengatakan, kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan moril kepada keluarga jamaah yang sedang mendapatkan cobaan.

“Alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi dan melihat langsung kondisi keluarga jamaah. Semoga Ibu Hj Patonah segera diberikan kesembuhan dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Selain menemui H. Jikon, Kholid juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan jamaah asal Muncar lainnya, H. Subakat. Momen sederhana tersebut menjadi sarana mempererat kebersamaan sekaligus melepas kerinduan sesama warga Banyuwangi yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Menurut Kholid, semangat kebersamaan dan saling menguatkan menjadi hal penting bagi para jamaah, terutama setelah melewati rangkaian puncak ibadah haji yang menguras tenaga dan fisik.

Ia menilai kondisi cuaca yang cukup ekstrem serta tingginya aktivitas selama pelaksanaan ibadah membuat jamaah, khususnya kelompok lanjut usia, membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih intensif.

Karena itu, Kholid mengajak masyarakat Banyuwangi untuk terus mendoakan seluruh jamaah haji yang masih berada di Arab Saudi agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

“Mohon doanya agar seluruh jamaah haji Banyuwangi selalu diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah, serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” katanya.

Hingga kini, mayoritas jamaah haji asal Banyuwangi telah menuntaskan rangkaian utama ibadah haji dan bersiap menjalani agenda berikutnya sebelum kembali ke Indonesia. Sementara itu, jamaah yang sedang sakit tetap mendapatkan pendampingan dari petugas kesehatan serta dukungan dari sesama jamaah Banyuwangi yang berada di Tanah Suci.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Camat Muncar #Hj Patonah #Haji 2026 #Jamaah Haji Banyuwangi #makkah