RADARBANYUWANGI.ID - Jamaah haji Kloter 85 asal Banyuwangi telah menuntaskan rangkaian ibadah di Mina, khususnya prosesi lempar jumrah yang berlangsung sejak 27 hingga 29 Mei 2026. Seluruh tahapan ibadah dijalani dengan penuh kekhusyukan di tengah cuaca panas dan padatnya jutaan umat muslim dari berbagai negara.
Sebagian besar jamaah memilih mengambil nafar awal dengan meninggalkan Mina lebih cepat usai menyelesaikan lempar jumrah pada 12 Zulhijah. Sementara sebagian lainnya memilih nafar tsani dengan menetap hingga 13 Zulhijah untuk menyempurnakan rangkaian ibadah lempar jumrah.
Prosesi lempar jumrah terakhir bagi jamaah yang mengambil nafar awal dilaksanakan pada dini hari sekitar pukul 02.00 WAS. Meski dilakukan lebih awal, perjalanan menuju Jamarat tetap menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah.
Jarak dari tenda Mina menuju lokasi lempar jumrah mencapai sekitar 3,5 kilometer. Artinya, jamaah harus menempuh perjalanan pulang pergi sekitar 7 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih tiga jam akibat padatnya arus manusia yang bergerak menuju lokasi yang sama.
Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat jamaah untuk menyelesaikan rangkaian ibadah. Kebersamaan dan saling membantu antarsesama jamaah menjadi modal utama selama berada di Mina.
Ketua Rombongan 7 KBIHU Sabilillah, Akhmad Kholid Askandar, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian ibadah jamaahnya.
“Alhamdulillah seluruh jamaah dapat menjalankan lempar jumrah dengan lancar meskipun kondisi sangat padat dan cuaca cukup panas. Kebersamaan dan kekompakan jamaah menjadi kekuatan utama selama di Mina,” ujar Camat Muncar tersebut.
Salah seorang jamaah KBIHU Sabilillah, Habib Hadi Sani Al Haddar, juga mengaku lega setelah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Mina bersama istrinya.
“Alhamdulillah saya bersama istri serta jamaah Sabilillah telah menyelesaikan semuanya dengan kompak,” ujarnya.
Habib Hadi menuturkan, cuaca panas dan jauhnya perjalanan di tengah jutaan jamaah menjadi tantangan tersendiri selama menjalankan ibadah di Mina. Namun semangat beribadah serta kekompakan antarsesama jamaah membuat seluruh proses dapat dilalui dengan baik.
Setelah menyelesaikan lempar jumrah, jamaah kini bersiap kembali menuju Makkah untuk melanjutkan rangkaian wajib haji yang masih tersisa, yakni tawaf ifadlah.
Editor : Lugas Rumpakaadi