Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jamaah Haji Kloter 83 Banyuwangi Tiba di Muzdalifah Pukul 22.45 WAS, Perjalanan Armuzna Berlangsung Tertib

M Ksatria Raya • Kamis, 28 Mei 2026 | 00:30 WIB
RANGKAIAN HAJI: Para Jemaah Kloter 83 berkumpul seusai tiba di Muzdalifah, Selasa (26/5) pukul 22.45 WAS. (Lukman Hakim for Radar Banyuwangi)
RANGKAIAN HAJI: Para Jemaah Kloter 83 berkumpul seusai tiba di Muzdalifah, Selasa (26/5) pukul 22.45 WAS. (Lukman Hakim for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Perjalanan jamaah haji Indonesia menuju fase puncak ibadah haji terus berlangsung. Jamaah haji Kloter 83 asal Banyuwangi dilaporkan tiba di Muzdalifah pada Selasa malam (26/5) pukul 22.45 Waktu Arab Saudi (WAS) setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari Padang Arafah.

Kedatangan jamaah berlangsung tertib di tengah padatnya mobilitas jutaan umat Islam yang mengikuti rangkaian ibadah haji tahun ini. Proses perpindahan jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah mendapat pengawalan ketat dari petugas kloter serta dukungan transportasi yang telah disiapkan selama pelaksanaan Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna.

Ketua Kloter 83 Banyuwangi, Lukman Hakim, mengatakan seluruh jamaah diberangkatkan secara bertahap setelah menyelesaikan prosesi wukuf yang menjadi puncak ibadah haji.

“Para jamaah Kloter 83 menempuh perjalanan 45 menit dari tenda perkemahan di Padang Arafah serta tiba di Muzdalifah pada pukul 22.45 WAS,” ujarnya.

Suasana Khusyuk Warnai Wukuf Jamaah Banyuwangi di Arafah

Sebelum bergerak menuju Muzdalifah, jamaah Kloter 83 lebih dahulu menjalani wukuf di Padang Arafah sejak Senin (25/5). Momentum tersebut menjadi puncak seluruh rangkaian ibadah haji yang diikuti jutaan umat Muslim dari berbagai negara.

Suasana khusyuk penuh doa, dzikir, dan munajat tampak menyelimuti tenda-tenda jamaah Indonesia sepanjang pelaksanaan wukuf berlangsung. Banyak jamaah memanfaatkan waktu tersebut untuk memperbanyak ibadah dan memanjatkan doa terbaik bagi keluarga maupun daerah asal mereka.

Petugas kloter juga terus memastikan kondisi jamaah tetap terpantau selama berada di Arafah mengingat suhu panas ekstrem yang masih menyelimuti wilayah Arab Saudi.

Perjalanan Armuzna Jadi Tahapan Krusial Ibadah Haji

Perpindahan jamaah dari Arafah menuju Muzdalifah hingga Mina merupakan salah satu tahapan penting dalam prosesi Armuzna. Tahap ini dikenal cukup menantang karena melibatkan mobilisasi jamaah dalam jumlah sangat besar dalam waktu hampir bersamaan.

Meski demikian, proses keberangkatan jamaah Kloter 83 Banyuwangi dilaporkan berjalan lancar dan terkendali.

Setelah tiba di Muzdalifah, jamaah bersiap melanjutkan perjalanan menuju Mina untuk menjalankan rangkaian ibadah berikutnya, termasuk lempar jumrah sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

Di Muzdalifah, jamaah juga menjalani mabit atau bermalam sejenak sambil mengumpulkan kerikil yang nantinya digunakan untuk prosesi lempar jumrah di Mina.

Petugas Haji Lakukan Pendampingan Intensif

Ketua Kloter 83 Banyuwangi Lukman Hakim menegaskan petugas haji terus melakukan pendampingan dan pemantauan intensif selama proses Armuzna berlangsung.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan jamaah mendapatkan pelayanan optimal, mulai dari transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga pengaturan jadwal perpindahan antar lokasi ibadah.

“Petugas haji turut melakukan pendampingan hingga pemantauan secara intensif guna memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan optimal selama menjalankan ibadah haji,” katanya.

Selain memastikan kelancaran ibadah, petugas juga fokus menjaga kondisi fisik jamaah, khususnya lansia dan jamaah risiko tinggi yang membutuhkan perhatian lebih selama perjalanan menuju Mina.

Jamaah Banyuwangi Dijadwalkan Lanjut ke Mina

Usai menjalani mabit di Muzdalifah, jamaah Kloter 83 Banyuwangi dijadwalkan bergerak menuju Mina untuk melaksanakan lempar jumrah Aqabah sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.

Pemerintah Arab Saudi sendiri menerapkan pengaturan ketat terhadap jadwal pergerakan jamaah guna menghindari kepadatan ekstrem selama puncak Armuzna.

Dengan pengawalan petugas dan sistem transportasi yang telah disiapkan, jamaah diharapkan dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar hingga tahapan akhir pelaksanaan haji selesai. (ray)

Editor : Ali Sodiqin
#Kloter 83 Banyuwangi #Armuzna #Haji 2026 #muzdalifah #Jamaah Haji Banyuwangi