RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat pelayanan bagi jemaah haji melalui berbagai inovasi di kawasan suci. Salah satu layanan yang menjadi perhatian pada musim haji 1447 H/2026 M adalah penyediaan fasilitas cukur rambut gratis selama 24 jam penuh di area Masjidil Haram usai tahapan tahallul.
Layanan tersebut disiapkan untuk membantu jemaah menyelesaikan rangkaian ibadah haji dengan lebih nyaman, aman, dan tertata di tengah padatnya aktivitas jutaan umat Islam di Tanah Suci.
Dilansir dari Saudi Press Agency (SPA), layanan cukur rambut gratis itu beroperasi non-stop selama 24 jam dan dapat dimanfaatkan baik oleh jemaah laki-laki maupun perempuan.
Pada penyelenggaraan haji tahun ini, pemerintah Saudi menargetkan sebanyak 120 ribu jemaah dapat memanfaatkan fasilitas tersebut. Target itu ditopang melalui peningkatan kapasitas layanan dan perluasan area pelayanan di sekitar Masjidil Haram.
Sebagai bagian dari pengembangan sistem pelayanan haji modern, pemerintah Saudi juga menambah sejumlah titik layanan baru yang tersebar secara terstruktur di kawasan ibadah.
Penambahan titik layanan dilakukan untuk mempermudah akses jemaah sekaligus mengurangi kepadatan antrean yang kerap terjadi saat puncak pelaksanaan tahallul.
Tak hanya itu, area layanan baru juga dibuka di sekitar kawasan Marwa guna memperlancar arus pergerakan jemaah yang memadati area Masjidil Haram selama musim haji berlangsung.
Pemerintah Saudi juga memberikan perhatian khusus terhadap kelompok rentan. Jalur khusus disiapkan bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas agar mereka dapat mengakses layanan dengan lebih aman, cepat, dan nyaman.
Langkah tersebut menjadi bagian dari sistem pelayanan terpadu yang terus dikembangkan Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir demi meningkatkan kualitas pengalaman ibadah jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia.
Tahallul sendiri merupakan salah satu tahapan penting dalam ibadah haji yang ditandai dengan mencukur atau memotong rambut sebagai simbol penyucian diri setelah menyelesaikan rangkaian ibadah tertentu.
Karena dilakukan oleh jutaan jemaah dalam waktu hampir bersamaan, pengelolaan layanan cukur rambut menjadi tantangan tersendiri dalam operasional haji modern.
Melalui perluasan fasilitas dan sistem layanan terintegrasi, pemerintah Saudi berupaya memastikan proses tahallul berjalan lebih tertib dan efisien tanpa mengganggu kenyamanan jemaah.
Modernisasi layanan haji memang terus menjadi fokus utama pemerintah Saudi. Selain peningkatan fasilitas di Masjidil Haram, penguatan layanan transportasi, kesehatan, digitalisasi sistem, hingga pengaturan arus jemaah juga terus dikembangkan setiap tahun.
Dengan jumlah jemaah haji yang mencapai lebih dari 1,7 juta orang dari 165 negara pada tahun ini, peningkatan kualitas layanan menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran pelaksanaan ibadah di tengah tingginya mobilitas jemaah di kawasan suci.
Berbagai inovasi tersebut sekaligus menunjukkan upaya Arab Saudi menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih nyaman, aman, dan manusiawi bagi para tamu Allah dari seluruh penjuru dunia. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : HIMPUH