RADARBANYUWANGI.ID – Jemaah haji Kloter 82 mulai diberangkatkan menuju Arafah, Senin (25/5), sebagai bagian dari persiapan memasuki puncak ibadah haji 2026. Keberangkatan dilakukan secara bertahap menggunakan armada bus dari Hotel Moro Global Sektor 4 kawasan Raudhah, Makkah, tempat para jemaah menginap selama di Tanah Suci.
Pergerakan menuju Arafah berlangsung di tengah kepadatan lalu lintas dan pengamanan ketat otoritas Arab Saudi yang mulai memberlakukan penyekatan kendaraan menjelang fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
Ketua Kloter 82, Rijal Fahmi, mengatakan pemberangkatan jemaah telah disesuaikan dengan jadwal resmi dari syarikah atau perusahaan layanan haji di Arab Saudi.
Menurut dia, Kloter 82 mendapat jadwal keberangkatan pada trip ketiga dengan penjemputan bus dimulai pukul 16.20 Waktu Arab Saudi (WAS).
“Jemaah mulai bergerak ke Arafah hari ini (kemarin). Kloter 82 sendiri mendapat jadwal bus trip tiga dengan penjemputan pukul 16.20 WAS,” ujarnya.
Rijal menjelaskan, perjalanan menuju Arafah diperkirakan memakan waktu satu hingga dua jam. Durasi perjalanan sangat bergantung pada kondisi lalu lintas di jalur utama menuju kawasan Armuzna.
Kepadatan kendaraan disebut meningkat signifikan karena jutaan jemaah dari berbagai negara bergerak hampir bersamaan menuju lokasi wukuf.
“Perjalanan bisa memakan satu sampai dua jam tergantung kondisi lalu lintas karena banyak sekali penyekatan serta pemeriksaan kendaraan yang akan menuju ke Arafah,” katanya.
Otoritas Arab Saudi diketahui memperketat pemeriksaan kendaraan demi memastikan arus mobilisasi jemaah berjalan aman dan terkendali selama fase puncak haji berlangsung.
Sebelum keberangkatan, seluruh jemaah Kloter 82 terlebih dahulu mengikuti manasik haji sebagai bentuk pemantapan persiapan menghadapi rangkaian ibadah di Armuzna.
Petugas kloter juga mulai membagikan gelang identitas dan kartu tenda kepada para jemaah sebagai bagian dari kelengkapan administrasi selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Menurut Rijal, pembagian identitas tersebut sangat penting untuk memudahkan pendataan dan membantu jemaah mengenali lokasi tenda masing-masing selama pelaksanaan puncak ibadah haji.
“Sebelum keberangkatan menuju Arafah, gelang serta kartu tenda dibagikan ke para jemaah Kloter 82 yang digunakan saat berada di Armuzna nantinya,” jelasnya.
Selain kesiapan administrasi, petugas juga terus mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.
Jemaah diminta memperbanyak minum air putih, mengurangi aktivitas fisik yang tidak perlu, serta mematuhi seluruh arahan petugas selama proses mobilisasi menuju Arafah.
Pemberangkatan menuju Arafah menjadi salah satu fase paling krusial dalam pelaksanaan ibadah haji karena seluruh jemaah akan menjalani prosesi wukuf yang merupakan rukun utama haji.
Pemerintah Arab Saudi bersama petugas penyelenggara haji dari berbagai negara saat ini terus melakukan pengaturan ketat demi memastikan jutaan jemaah dapat bergerak aman, tertib, dan lancar menuju kawasan Armuzna. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin