Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Puncak Haji Armuzna, Kloter 85 Banyuwangi-Bondowoso Gelar Doa Bersama dan Sosialisasi APD

Syaifuddin Mahmud • Rabu, 20 Mei 2026 | 01:30 WIB
SOSIALISASI: TPIH kloter 85 Abdullah Sattar saat memberikan pemantapan jelang Armuzna, Selasa (21/5). (Abdullah Sattar for Radar Banyuwangi)
SOSIALISASI: TPIH kloter 85 Abdullah Sattar saat memberikan pemantapan jelang Armuzna, Selasa (21/5). (Abdullah Sattar for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), jamaah haji Kloter 85 Banyuwangi-Bondowoso mulai mematangkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar doa bersama sekaligus sosialisasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) kesehatan bagi jamaah, Selasa (19/5).

Kegiatan yang berlangsung di musala hotel lantai PR tersebut juga dirangkai dengan penyampaian teknis rencana kegiatan kloter selama pelaksanaan Armuzna di Tanah Suci.

Ketua Kloter 85, Taufik Siradj, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan kesiapan jamaah menghadapi fase paling krusial dalam rangkaian ibadah haji.

Menurutnya, kesiapan jamaah tidak hanya menyangkut aspek ibadah, tetapi juga pemahaman teknis dan perlindungan kesehatan di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi serta tingginya mobilitas jutaan jamaah.

“Menjelang Armuzna, seluruh jemaah harus berada dalam kondisi siap lahir dan batin. Sosialisasi APD ini penting agar jamaah memahami bagaimana menjaga kesehatan diri di tengah kondisi cuaca ekstrem dan kepadatan mobilitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memastikan seluruh jamaah memahami prosedur pelaksanaan ibadah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Selain itu, jamaah juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga stamina, penggunaan APD kesehatan, pola aktivitas yang aman, hingga langkah antisipasi terhadap risiko kelelahan dan dehidrasi.

Puncak ibadah haji di Armuzna sendiri dikenal sebagai fase paling berat karena jamaah harus menjalani serangkaian aktivitas ibadah di ruang terbuka dengan suhu tinggi dan kepadatan massa yang sangat besar.

Karena itu, kesiapan kesehatan menjadi salah satu faktor utama agar jamaah dapat menjalankan ibadah secara aman dan lancar.

Hal senada disampaikan Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI), Abdullah Sattar. Menurutnya, kepatuhan jamaah terhadap arahan petugas kloter menjadi kunci utama menjaga kelancaran pelaksanaan ibadah.

Ia menegaskan penggunaan APD, pengaturan aktivitas fisik, serta disiplin mengikuti jadwal yang telah ditentukan akan sangat membantu jamaah selama menjalani rangkaian ibadah Armuzna.

Selain memberikan edukasi kesehatan, pihak kloter juga memaparkan detail rencana perjalanan dan alur pergerakan jamaah selama berada di titik-titik Armuzna.

Tujuannya agar seluruh jamaah memahami mekanisme keberangkatan, perpindahan lokasi, hingga tata cara pelaksanaan ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Penyampaian rencana kegiatan kloter dimaksudkan agar jamaah memiliki gambaran jelas mengenai alur keberangkatan, pergerakan, hingga pelaksanaan ibadah di masing-masing lokasi Armuzna,” jelas Abdullah.

Suasana kegiatan berlangsung khusyuk ketika seluruh jamaah mengikuti doa bersama yang dipimpin pembimbing ibadah kloter.

Doa dipanjatkan sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji hingga kembali ke tanah air.

Pihak kloter juga kembali mengingatkan jamaah agar disiplin menggunakan identitas kloter, mematuhi jadwal yang ditetapkan, dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan petugas haji Indonesia.

Kedisiplinan jamaah dinilai sangat penting mengingat kondisi di Armuzna identik dengan mobilitas tinggi dan kepadatan jutaan jamaah dari berbagai negara.

“Kloter 85 berharap seluruh jemaah dapat memasuki fase Armuzna dengan kesiapan yang lebih matang, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan,” pungkas Abdullah.

Dengan penguatan spiritual, teknis, dan kesehatan tersebut, jamaah Kloter 85 Banyuwangi-Bondowoso diharapkan mampu menjalani puncak ibadah haji dengan aman dan optimal di tengah tantangan cuaca ekstrem di Arab Saudi. (aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Armuzna 2026 #Kloter 85 haji Banyuwangi #jamaah haji Bondowoso #APD kesehatan haji #ibadah haji 2026