Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jemaah Haji Banyuwangi Manfaatkan Waktu Luang di Makkah untuk Umrah Sunnah, Persiapan Menuju Puncak Haji 1447 H

Ali Sodiqin • Senin, 18 Mei 2026 | 12:21 WIB
Pasangan suami istri asal Banyuwangi, Jaeno dan Suratmini, yang tergabung dalam KBIHU Sabilillah Banyuwangi berada di depan Kakbah. (Dok. KBIHU Sabilillah)
Pasangan suami istri asal Banyuwangi, Jaeno dan Suratmini, yang tergabung dalam KBIHU Sabilillah Banyuwangi berada di depan Kakbah. (Dok. KBIHU Sabilillah)

RADARBANYUWANGI.ID – Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah, suasana di Kota Makkah mulai dipenuhi aktivitas spiritual para jemaah. Di sela menunggu rangkaian puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), sebagian jemaah memilih memanfaatkan waktu luang untuk memperbanyak ibadah. Salah satunya dilakukan pasangan suami istri asal Banyuwangi, Jaeno dan Suratmini, yang tergabung dalam KBIHU Sabilillah Banyuwangi pada Kloter 85.

Kesempatan berada di Tanah Suci tidak ingin disia-siakan pasangan tersebut. Di tengah masa menunggu tahapan puncak haji, keduanya memilih menjalankan umrah sunnah sebagai bentuk ikhtiar menambah amal ibadah sekaligus memperkuat kesiapan spiritual.

Jaeno mengatakan, waktu luang selama berada di Makkah menjadi momentum berharga yang ingin dimanfaatkan sebaik mungkin. Menurutnya, kesempatan datang ke Tanah Suci bukan hal yang mudah didapat sehingga harus diisi dengan aktivitas ibadah yang membawa manfaat.

“Mumpung banyak waktu luang di Makkah, kita lakukan umrah sunnah. Semoga menjadi tambahan amal ibadah dan diberi kelancaran sampai puncak haji nanti,” ujarnya.

Menurut Jaeno, suasana religius di sekitar Masjidil Haram memberikan pengalaman spiritual yang berbeda. Kekhusyukan ribuan umat Islam dari berbagai negara yang beribadah di satu tempat membuat dirinya semakin terdorong mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ia mengaku, berada di lingkungan yang dipenuhi aktivitas ibadah menghadirkan ketenangan batin sekaligus semangat baru dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.

Tidak sedikit jemaah yang memilih memperbanyak salat sunnah, membaca Al-Qur’an, berzikir, hingga menjalankan umrah sunnah selama masa menunggu puncak haji. Aktivitas tersebut menjadi pilihan selama kondisi fisik masih memungkinkan dan jadwal kegiatan jemaah tidak padat.

Bagi sebagian jemaah, waktu di Makkah memang menjadi fase penting sebelum memasuki tahapan yang membutuhkan kesiapan fisik lebih besar. Sebab, puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina menjadi rangkaian inti yang menguras tenaga sekaligus mental.

Sementara itu, Suratmini mengaku bersyukur dapat menunaikan ibadah haji bersama sang suami. Kesempatan berangkat ke Tanah Suci bersama pasangan menjadi pengalaman yang selama ini diharapkan.

Menurutnya, kebersamaan selama menjalankan ibadah membuat perjalanan spiritual terasa lebih ringan dan penuh makna.

Ia berharap seluruh tahapan ibadah haji yang akan dijalani dapat berlangsung lancar hingga akhir. Kondisi kesehatan juga menjadi harapan utama agar dirinya dan sang suami mampu mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan baik.

“Semoga semua ibadah diberikan kemudahan, kesehatan, dan bisa pulang ke Tanah Air dengan selamat,” ungkapnya.

Menjelang puncak haji, kondisi jemaah memang menjadi perhatian utama. Menjaga stamina, mengatur aktivitas, dan memanfaatkan waktu istirahat secara optimal menjadi bagian penting agar tubuh tetap prima.

Di tengah padatnya aktivitas ibadah di Kota Makkah, semangat pasangan asal Banyuwangi ini menggambarkan bagaimana para tamu Allah berupaya memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk memperbanyak ibadah. Bukan sekadar menunggu jadwal puncak haji, tetapi juga mengisi waktu dengan ikhtiar spiritual agar perjalanan haji menjadi lebih bermakna.

Dengan puncak ibadah haji 1447 Hijriah yang semakin dekat, ribuan jemaah kini mulai mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun spiritual, demi menjalani rangkaian ibadah Armuzna dengan lancar hingga seluruh prosesi selesai. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#haji 1447 hijriah #Umrah Sunnah Makkah #KBIHU Sabilillah Banyuwangi #Puncak Haji Arafah Mina #jemaah haji banyuwangi