Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Haji 2026 Makin Ramah Lansia! Kini Ada Petugas Khusus Pendorong Kursi Roda di Masjidil Haram

Syaifuddin Mahmud • Minggu, 17 Mei 2026 | 05:01 WIB
JEMAAH LANSIA: Penyediaan petugas khusus pendorong kursi roda merupakan fasilitas baru dari Kementerian Haji sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan memperlancar pelaksanaan ibadah jamaah Indonesia. (Taufik Siradj for Radar Banyuwangi)
JEMAAH LANSIA: Penyediaan petugas khusus pendorong kursi roda merupakan fasilitas baru dari Kementerian Haji sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan memperlancar pelaksanaan ibadah jamaah Indonesia. (Taufik Siradj for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Penyelenggaraan ibadah haji 2026 membawa perubahan besar dalam pelayanan jemaah Indonesia di Tanah Suci. Tahun ini, pemerintah menghadirkan fasilitas baru berupa petugas khusus pendorong kursi roda bagi jemaah yang mengalami kendala berjalan saat menjalankan umrah wajib.

Layanan tersebut menjadi salah satu inovasi pelayanan haji paling disorot karena dinilai sangat membantu jemaah lanjut usia (lansia) maupun mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

Petugas pendorong kursi roda dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan mendampingi jemaah selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah umrah wajib dalam skema haji tamattu.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk peningkatan pelayanan dari Kementerian Haji Arab Saudi dan pemerintah Indonesia demi menciptakan ibadah yang lebih aman, nyaman, dan manusiawi.

Jemaah Lansia Kini Lebih Terbantu

Dalam skema baru tersebut, jemaah yang membutuhkan bantuan kursi roda akan didampingi petugas khusus mulai proses tawaf, sai, hingga tahalul.

Layanan ini dikenakan biaya sebesar 300 Saudi Riyal (SR) atau sekitar Rp 1,3 juta tergantung kurs rupiah.

Pembayaran dilakukan secara langsung kepada petugas pendorong dengan disaksikan jemaah, petugas kloter, dan pihak terkait agar transparan serta menghindari praktik pungutan liar.

Ketua Kloter 85 Banyuwangi-Bondowoso, Taufik Siradj, mengatakan seluruh jemaah di kloternya telah menyelesaikan rangkaian umrah wajib dengan baik, termasuk mereka yang menggunakan kursi roda.

“Semua jemaah telah melaksanakan rangkaian umrah wajib sebagai bagian dari pilihan haji tamattu. Termasuk jemaah yang menggunakan kursi roda, semuanya sudah melaksanakan,” ujarnya.

Menurut Taufik, fasilitas tersebut menjadi terobosan penting karena mampu membantu mobilitas jemaah di tengah padatnya aktivitas ibadah di Masjidil Haram.

Jadi Inovasi Baru Pelayanan Haji 2026

Taufik yang juga dosen Universitas Islam Negeri Surabaya menjelaskan, keberadaan petugas pendorong kursi roda merupakan fasilitas baru yang disiapkan Kementerian Haji Arab Saudi tahun ini.

Tujuannya adalah meningkatkan kualitas pelayanan jemaah, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.

Dengan pendamping khusus, jemaah tidak lagi kesulitan mencari bantuan saat harus berpindah lokasi ibadah dalam kondisi padat dan melelahkan.

“Ini fasilitas baru sebagai bentuk peningkatan pelayanan bagi jemaah Indonesia,” katanya.

Keberadaan petugas resmi juga membuat pelayanan lebih tertata dibanding sebelumnya yang banyak mengandalkan bantuan sukarela atau jasa informal di sekitar Masjidil Haram.

Jemaah Banyuwangi dan Bondowoso Tuntaskan Umrah Wajib

Sementara itu, Pembimbing Ibadah Haji Kloter 85 Abdullah Sattar memastikan seluruh jemaah asal Banyuwangi dan Bondowoso dalam kondisi sehat usai menjalankan umrah wajib.

Menurutnya, seluruh rukun dan wajib umrah berhasil ditunaikan tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah semua sehat dan seluruh jamaah dapat menjalankan rukun serta wajib umrah dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap peningkatan fasilitas pelayanan haji tahun ini mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaah Indonesia.

Terutama bagi lansia yang selama ini menjadi kelompok paling rentan mengalami kelelahan fisik selama pelaksanaan ibadah.

Tawaf hingga Tahalul Berjalan Lancar

Jemaah haji asal Banyuwangi yang tergabung dalam Kloter 85 Rombongan 8 KBIHU Nurut Taqwa melaksanakan umrah wajib pada Jumat malam (15/5) waktu Arab Saudi.

Kepala Desa Gumirih, Murai Ahmad, yang ikut dalam rombongan tersebut melaporkan seluruh proses ibadah berjalan lancar.

Mulai dari tawaf mengelilingi Kakbah, sai antara Bukit Shafa dan Marwah, hingga tahalul berhasil ditunaikan dengan baik.

“Semua rangkaian umrah wajib tuntas kita laksanakan. Alhamdulillah semuanya lancar,” ujarnya.

Pelayanan Haji Semakin Modern dan Humanis

Peningkatan layanan bagi jemaah berkebutuhan khusus menunjukkan transformasi besar dalam penyelenggaraan haji modern.

Di tengah jumlah jemaah yang terus meningkat setiap tahun, pelayanan berbasis kenyamanan dan keselamatan kini menjadi prioritas utama.

Langkah menghadirkan petugas khusus pendorong kursi roda dinilai bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan nyata jemaah lansia dan disabilitas.

Dengan inovasi tersebut, pelaksanaan haji 2026 diharapkan semakin inklusif dan memberikan pengalaman ibadah yang lebih khusyuk bagi seluruh jemaah Indonesia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#petugas kursi roda haji #jemaah lansia Indonesia #PPIH haji #umrah wajib haji tamattu #Haji 2026