RADARBANYUWANGI.ID – Ribuan keluarga di Banyuwangi akhirnya bisa bernapas lega setelah kabar kedatangan calon jemaah haji (CJH) asal Banyuwangi di Tanah Suci dipastikan berjalan lancar. Jemaah yang tergabung dalam kloter 82, 83, 84, dan 85 dilaporkan tiba dengan selamat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Rabu (14/5).
Setelah menempuh perjalanan udara panjang dari Bandara Juanda Surabaya sejak Selasa (13/5), seluruh jemaah langsung diarahkan menuju hotel masing-masing di kawasan Raudhah untuk beristirahat sebelum menjalankan umrah wajib.
Ketua Kloter 82, Rijal Fahmi, mengatakan rombongan pertama asal Banyuwangi mendarat di Jeddah sekitar pukul 01.15 Waktu Arab Saudi (WAS). Setelah proses pemeriksaan dan kedatangan selesai, para jemaah melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju hotel tempat menginap.
“Setelah tiba di Bandara Jeddah, jemaah naik bus menuju Hotel Moro Global sektor 4 wilayah Raudhah sekitar pukul 04.00 sampai 05.30 WAS,” ujarnya.
Menurut Rijal, kondisi seluruh jemaah dalam keadaan sehat meski sempat mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang dari Indonesia menuju Arab Saudi.
Sesampainya di hotel, para jemaah langsung diminta beristirahat untuk memulihkan stamina sebelum menjalani agenda ibadah berikutnya. Setelah kondisi fisik dirasa cukup stabil, jemaah dijadwalkan melaksanakan umrah wajib pada Rabu malam ba’da maghrib.
“Jemaah beristirahat di hotel untuk kemudian melaksanakan umrah wajib ba’da maghrib,” katanya.
Sementara itu, kedatangan kloter lainnya juga berlangsung lancar. Kloter 83 dilaporkan tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz sekitar pukul 06.40 WAS.
Sedangkan kloter 84 dan 85 mendarat sekitar pukul 11.00 WAS dan langsung diberangkatkan menuju hotel masing-masing untuk menjalani masa persiapan ibadah haji.
Seluruh jemaah Banyuwangi disebut dalam kondisi sehat dan tidak ada laporan gangguan kesehatan serius selama proses keberangkatan maupun perjalanan udara.
Petugas haji terus melakukan pendampingan intensif, terutama kepada jemaah lanjut usia agar mampu beradaptasi dengan cuaca dan kondisi di Tanah Suci.
Kedatangan jemaah Banyuwangi di Arab Saudi menjadi tahapan awal sebelum memasuki rangkaian utama ibadah haji, termasuk umrah wajib, persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Pemerintah juga terus mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik, mengatur pola istirahat, memperbanyak konsumsi air, serta menghindari aktivitas berlebihan mengingat suhu di Arab Saudi mulai meningkat.
Keluarga jemaah di Banyuwangi sebelumnya menggelar doa bersama dan pelepasan sejak keberangkatan dari daerah menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya hingga akhirnya terbang ke Jeddah melalui Bandara Juanda. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin